Sabtu, 14 Maret 2015

Tips Menjadi Menantu Idaman

Setiap orang tentunya ingin menjadi idaman bagi mertua, namun sering kali untuk mewujudkannya tidaklah mudah. Mungkin Anda dapat menyesuaikan diri dengan perbedaan yang ada di dalam hubungan pernikahan Anda, namun sangatlah sulit untuk Anda menyesuaikan diri terhadap perbedaan yang ada antara Anda dan mertua.

Dalam budaya kita, ketika kita menikah dengan seseorang baik pria ataupun wanita secara tidak langsung berarti kita juga menikah dengan keluarga terutama orang tua mereka artinya kita tidak hanya menerima pasangan kita sebagai pendamping hidup tetapi kita juga harus dapat menerima keluarga mereka apa adanya. Dalam hal ini ada beberapa tantangan yang dihadapi bagi seorang menantu untuk menjaga serta menjalin hubungan yang akrab dengan mertunya. Ini adalah tips untuk menjadikan diri Anda sebagai seorang menantu idaman:

1. Berpikir positif

Memiliki pikiran positif terhadap mertua merupakan salah satu tantangan yang sering kali muncul di benak seorang menantu. Sering kali kita merasa resah ketika melakukan sesuatu yang belum tentu disukai bagi mertua, dan akan muncul pertanyaan dalam benak kita "Apakah mertuaku akan suka akan hal ini atau sebaliknya?" Sebagai seorang menantu, yang secara langsung telah menjadi anak bagi mertua, kita harus selalu berpikiran positif terhadap mertua, jangan takut untuk melakukan sesuatu bagi mertua atau keluarga pasangan Anda. Percayalah pikiran positif akan membawa dampak positif bagi hubungan Anda, mertua dan keluarga.

2. Menghormati

Sebagai seorang menantu, Anda harus menghormati mertua Anda seperti Anda menghormati orang tua Anda sendiri. Buat mertua Anda merasa dihargai, misalnya dengan cara menghargai privasi mereka dan mau mendengarkan setiap nasehat yang diberikan. Terkadang ketika kita telah berumah tangga, mertua tetap selalu ingin yang terbaik bagi anaknya walaupun belum tentu sependapat dengan pendapat Anda. Sebaiknya dalam hal ini, Anda perlu untuk melatih diri untuk bisa menerima setiap nasihat mertua. Ketahuilah setiap pendapat orang tua maupun mertua adalah yang terbaik untuk anak-anaknya.

3. Menjadi peka

Sebagai seorang menantu Anda perlu menjadi peka terhadap mertua Anda. Anda harus mengamati kebiasaan-kebiasaan apa saja yang disukai dan tidak disukai mertua Anda, misalnya dalam hal selera makanan, selera pakaian, atau kebiasaan sehari-hari lainnya. Pekalah terhadap semua itu, maka mertua Anda akan selalu mengingat dan merasakan kepedulian Anda.

4. Melayani

Melayani mertua adalah salah satu kewajiban Anda sebagai seorang menantu. Sebisa mungkin berikan pelayanan terbaik Anda bagi mertua. Walaupun Anda dan mertua tidak tinggal dalam satu rumah, Anda tetap bisa melayani mertua Anda dalam segala hal, misalnya ketika berkunjung ke rumah mertua Anda dapat membantu membersihkan piring atau sekedar menyapu, menemani mertua ketika membutuhkan teman untuk berbelanja, atau merawat mertua ketika sedang sakit. Banyak hal positif yang akan Anda terima ketika Anda tulus membantu mertua, mertua akan mengasihi Anda dan pasangan Anda juga akan semakin mencintai Anda.

5. Temukan persamaan

Sebelum memilih pasangan hidup tentunya Anda akan mencari tahu kesamaan apa saja yang kalian miliki bersama, hal ini adalah salah satu hal terpenting sebelum kita memutuskan sebuah hubungan pernikahan. Untuk menjadi seorang menantu yang baik, hal ini juga dapat Anda terapkan bagi Anda dan mertua. Seringnya menantu dan mertua berbeda pendapat bukan berarti tidak ada persamaan dalam diri Anda dan mertua. Anda harus mencari persamaan, misalnya dalam hal berkebun, Anda dapat menghabiskan waktu bersama, atau berbisnis. Pengalaman mertua Anda tentunya lebih banyak dibandingkan Anda, sehingga tidak hanya keakraban yang akan membangun dalam hubungan Anda, tetapi pengalaman Anda bersama mertua dapat Anda manfaatkan untuk melihat peluang yang lebih baik bagi masa depan Anda.

6. Menjaga komunikasi yang baik

Untuk menjaga hubungan dengan keluarga khususnya mertua, Anda perlu terus menjaga komunikasi yang baik. Komukasi tidak hanya membuat Anda menjadi dekat dengan keluarga, tapi juga dapat membangun rasa saling peduli dalam keluarga Anda. Selalu diskusikan hal-hal yang berhubungan dengan keluarga misalnya ketika pasangan Anda mengalami kendala, mintalah pendapat mertua Anda, karena mertua adalah orang yang paling memahami tentang pasangan Anda. Dengan menjaga komunikasi yang baik, Anda dan keluarga akan mendapatkan banyak manfaat positif yaitu Anda akan merasakan kedekatan secara psikologis yang dapat meningkatkan rasa kepedulian dan dapat menghindari kesalahpahaman antara Anda dan mertua.

Kebohongan Besar DIBALIK sebuah PowerBank yang Mungkin Tidak Pernah Kamu Ketahui


Di kehidupan zaman sekarang yang serba cepat dan serba mobile, tentunya smartphone menjadi perangkat wajib bagi anda. Apalagi sekarang smartphone telah berubah menjadi perangkat serba bisa, mulai dari kamera sampai alat untuk transaksi.

Salah satu kelemahan smartphone dari dulu adalah baterai yang cepat habis, apalagi bila smartphone tersebut memang haus daya dan disuplai oleh kapasitas baterai yang kecil seperti Samsung Galaxy S III yang hanya disuplai oleh baterai dengan daya 2.100 mAh. Solusinya tentu bisa dengan membeli baterai dengan kapasitas lebih besar, seperti yang biasa disediakan oleh beberapa toko online. Tapi ada kekurangan dari solusi ini, yaitu dengan membengkak nya ukuran ponsel anda, dimana biasanya dengan membeli baterai dengan kapasitas super, anda harus mengganti back cover ponsel anda dengan back cover lebih besar yang sudah disediakan vendor baterai tersebut.

Solusi lain adalah menggunakan PowerBank, alat pengisi daya yang tengah menanjak popularitasnya ini, memang sekarang banyak diburu orang. Alat ini bekerja seperti pengisi daya biasa, tapi bedanya ada di portabilitasnya yang bisa anda bawa kemana saja. Ya, alat ini berukuran kecil dan mempunyai konektor bermacam macam seperti micro USB. Hanya dengan menyambungkan PowerBank dengan ponsel anda dengan konektor tersebut, otomatis baterai ponsel akan terisi secara perlahan. Nah, PowerBank sendiri terdiri dari berbagai daya. Mungkin anda bingung apa maksud dari angka 2000, 5000, 12000 yang tertera di PowerBank.Akan kami jelaskan di point berikut.

1.Angka di PowerBank

Maksud dari angka 2.000, 5.000, ataupun 12.000 yang tertera di sebuah PowerBank adalah indikator dari kapasitas total sel baterai yang ditanamkan didalam PowerBank tersebut. Logikanya, semakin besar angka yang tertera, maka makin besar kapasitas yang tersedia dan semakin besar tenaga yang disimpan dan siap disalurkan PowerBank tersebut ke perangkat anda.

Apa dengan begitu PowerBank dengan kapasitas 12.000 dapat mengisi ulang ponsel dengan kapasitas 2.000 mAh sebanyak 6 kali?

Tidak, mungkin secara matematis kita bisa menghitung seperti itu dimana 12.000 bila dibagi dengan 2.000 akan menghasilkan angka 6 yang berarti bisa di isi ulang sampai 6 kali. Namun, dalam prakteknya tidak seperti demikian karena adanya konversi tenaga dan tenaga yang hilang saat proses isi ulang dilakukan.

Biasanya PowerBank memiliki tegangan 3.7 volt dan untuk mengisi ulang baterai membutuhkan tenaga 5 volt. Begini perhitungan konversi nya:

(kapasitas PowerBank x tegangan PowerBank) : tegangan yang dibutuhkan

maka dalam kasus ini kita akan mendapatkan angka 8.880 dimana

(12.000 x 3.7) : 5=8.880

Nah, kita anggap tenaga yang hilang dari pengisian ulang daya adalah 10 %. Maka 8.880 dikurang 10% akan menghasilkan angka 7.992.

Jadi bisa kita simpulkan bahwa sebuah PowerBank dengan kapasitas 12.000 mAh, hanya memiliki kapasitas asli 7.992 mAh. Tiap kali pengisian daya membutuhkan 2.000 mAh, maka dengan PowerBank kapasitas ini kita dapat mengisi kurang lebih 4 kali saja dengan asumsi pengisian daya kali ke 4 tidak akan penuh.

2. Colokan Pada PowerBank

Biasanya kita menemukan PowerBank dengan 2 buah colokan yang satunya akan tertulis 1A dan satu lagi 2A. Apa bedanya?

Colokan yang kita gunakan untuk mengisi baterai ponsel kita disebut dengan colokan output dan bila pada colokan output ini ditemukan angka 1A, ini berarti konektor output ini mampu mengantarkan arus sebesar 1 ampere. Begitu juga apabila kita menemukan konektor output dengan angka 2A, maka itu berarti konektor mampu mengantarkan arus sebesar 2 ampere.

Nah, apa maksud dari 1 ampere dan 2 ampere?
Ini berhubungan dengan waktu yang dibutuhkan untuk mengisi daya ponsel. Kita umpamakan sebuah ponsel seperti Galaxy S III dengan daya 2.100 mAh. Apabila kita mengisi daya ponsel tersebut dengan menggunakan colokan yang memiliki output 1A, maka lama pengisian daya akan memakan waktu 2 jam an. Contoh lain, misalkan kita menggunakan Motorola Maxx yang memiliki kapasitas 3.100 mAh. Maka kita akan membutuhkan waktu 3 jam untuk mengisi kapasitas ponsel ini dari kosong hingga penuh.

Lalu apakah dengan konektor 2A akan lebih cepat?
Belum tentu, karena tidak semua gadget mengijinkan pengisian diatas 1A. Ada beberapa ponsel yang membatasi pengisian daya hanya 1A. Jadi walaupun kita menggunakan konektor 2A, hasilnya pun tetap akan sama seperti konektor 1A. Tapi apabila gadget mendukung pengisian daya diatas 1A, hasilnya pengisian daya akan menjadi lebih cepat. Seperti Galaxy S III, pengisian daya dari kosong hingga penuh akan memakan waktu kira kira 1 jam saja.

3. Perbedaan Harga Yang Mecolok Pada PowerBank

Nah, ini dia yang menjadi fokus utama kami. Terkadang kami menemukan perbedaan harga yang sangat mencolok. Seperti PowerBank A dan B yang kami temukan di FJB Kaskus, dimana PowerBank A dengan kapasitas 6.000 mAh dibandrol seharga 400 ribu rupiah sedangkan PowerBank B dengan kapasitas yang sama dibandrol dengan harga 200 ribu rupiah. Nah, mengapa terjadi gap harga yang jauh? Ada beberapa alasan logis yang akan kami jelas kan.

Yang pertama adalah keuntungan yang diambil oleh vendor. Semakin kecil keuntungan yang ingin diraup oleh vendor, tentunya akan membuat harga PowerBank menjadi lebih murah. Kita ambil contoh, vendor dari PowerBank A dan B memiliki modal harga yang sama yaitu 100 ribu rupiah. Vendor PowerBank A menginginkan untung 300 ribu sedangkan vendor PowerBank B menginginkan untung 200 ribu. Maka akan terjadi perbedaan harga.

Yang kedua adalah volume produksi dan vendor PowerBank tersebut. Semakin banyaknya total produksi dari PowerBank tentu akan menyebabkan lebih murahnya harga. Begitu juga dengan makin baiknya nama suatu vendor maka akan menyebabkan makin tingginya harga sebuah produk, dalam kasus ini adalah PowerBank. Tentunya akan ada pertambahan nilai harga barang. Sekarang bila anda disodorkan PowerBank bermerek Nokia dengan harga 400 ribu rupiah dan sebuah PowerBank dengan merek Nokiem dengan kapasitas yang sama tapi harga 150 ribu rupiah, mana yang akan anda pilih sebagai pembeli cerdas?

Yang terakhir adalah kejujuran dari vendor. Sering kita temui kebohongan dibalik sebuah PowerBank. Seperti dari kasus yang sudah pernah kami temukan dimana sebuah PowerBank memiliki kapasitas yang sangat jauh dibandingkan dengan angka yang tertera. Mengapa hal ini bisa terjadi? Ternyata setelah dibongkar, ini lah isi dari PowerBank tersebut.

Ternyata PowerBank tersebut hanya berisikan 2 buah baterai dengan total masing masing 2000 mAh 3.7 volt. Maka bila ditotalkan, PowerBank ini hanya memiliki kapasitas 14.800 mWh.

Apabila efisiensi konversinya adalah 90% dan konektor USB butuh power 5v, maka :

14.800 mAhV x 0.9 / 5=2.664 mAh.
Jadinya PowerBank ini hanya dapat mengisi sebanyak 2.644 mAh. Sungguh luar biasa bukan kebohongan ini?

Ternyata kebohongan ini bukan hanya terjadi pada satu atau dua PowerBank saja, setelah kami telusuri secara online, terdapat banyak kebohongan yang terjadi seperti pada gambar dibawah ini

Pada gambar diatas adalah sebuah PowerBank yang diklaim memiliki kapasitas 24.000 mAh, tapi ternyata setelah dibongkar isinya adalah pasir. Tentunya PowerBank ini masih dapat mengisi daya karena adanya powercell didalamnya, tapi tentu tidak sampai 24.000 mAh mengingat powercell didalamnya sudah sangat tua.

4. Kesimpulan

Jadi apa yang bisa kita simpulkan? Tentu saja, belilah PowerBank yang memang sudah terpercaya.

Akhir kata, teliti apabila membeli PowerBank, jangan sampai anda menjadi korban penipuan selanjutny

4 KRITERIA ISTRI YANG MEMBAHAGIAKAN SUAMI


Dalam sebuah haditsnya, Rasulullah mengisyaratkan ada dua jenis istri di dunia ini. Yang pertama adalah istri yang mendatangkan kebahagiaan. Dan kedua adalah istri yang mendatangkan kesengsaraan.

Seperti apa istri yang mendatangkan kebahagiaan? Berikut ini empat kriterianya sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih.

فمن السعادة المرأة الصالحة تراها فتعجبك وتغيب عنها فتأمنها على نفسها ومالك

Adapun perkara yang membahagiakan, pertama adalah istri shalihah yang jika kamu memandangnya kamu menyukainya, dan jika engkau tidak berada di rumah ia menjaga kesuciannya serta menjaga hartamu. (HR. Hakim dan Ibnu Hibban, dishahihkan oleh Al Albani)

SHALIHAH

Kriteria pertama istri yang membahagiakan adalah shalihah. Artinya, ia adalah seorang muslimah sekaligus mukminah. Ia beragama Islam dan beriman. Bukan sekedar Islam KTP, tetapi benar-benar beriman yang kemudian keimanannya mewujud dalam ibadah dan amal shalih.

Keislaman dan keimanan ini merupakan kunci utama istri yang membahagiakan bagi seorang suami muslim. Tidak dapat dibayangkan jika seorang istri bisa mendatangkan kebahagiaan bagi suami jika mereka beda aqidah. Seorang teman bercerita, tetangganya sangat gelisah karena anak-anaknya ikut agama istrinya yang non muslim. Ia menyesal dulu telah memilih istri hanya karena “cinta” tanpa mempertimbangkan agamanya. Namun, kini ia merasa tak mampu berbuat apa-apa.

Laki-laki lain, sebut saja namanya Andan, lebih menderita. Demi cintanya kepada sang istri yang non muslim, sudah sekitar sepuluh tahun ini ia murtad. Na’udzubillah.

MENARIK DIPANDANG

Dalam bahasa hadits tersebut tidak disebut cantik, tetapi disebut menarik atau membuat kagum suami jika dipandang. Menarik atau menyenangkan tidak selalu harus cantik. Apalagi, cantik itu relatif. Karenanya ketika masih sekolah menengah dulu, kelompok wanita cantik tidak bisa menjadi sebuah himpunan. Tidak bisa dimasukkan dalam diagram venn. Sebab setiap orang memiliki sudut pandang kecantikan yang berbeda.

Menarik dan menyenangkan itu bisa jadi karena aura cinta dan pancaran kasih sayang dari wajah istri. Senyum yang tulus juga membuat seorang istri menarik di hadapan suami. Sebaliknya, seorang wanita secantik apapun jika selalu cemberut di hadapan suami, ia tak menarik lagi.

Agar menarik dan menyenangkan suami, seorang istri perlu merawat dirinya. Berhias dengan hiasan yang disukai suami dan memakai pakaian yang serasi. Sebaliknya, suami perlu memfasilitasi istrinya agar bisa berhias dengan baik. Membelikan pakaian, kosmetik, dan seterusnya.

MENJAGA KESUCIAN

Kriteria ketiga adalah menjaga kesucian. Terutama saat suami pergi. Sebab ia berprinsip bahwa dirinya adalah wanita terhormat yang tunduk kepada aturan Allah dan setia kepada suami. Maka ia menjaga diri agar tidak berkhalwat, tidak ikhtilat, tidak tabarruj, dan senantiasa menutup aurat. Bicara pun dijaga, apalagi berdekatan dengan pria yang bukan mahramnya.

Suami yang memiliki istri dengan kriteria begini menjadi tenang hatinya, damai jiwanya. Ia benar-benar mengecap sakinah dalam kehidupan berumah tangga.

MENJAGA HARTA

Kriteria keempat adalah menjaga harta suami ketika sang suami pergi. Bagi istri model begini, harta suami adalah amanah yang harus dijaganya dengan baik. Sebab ia sendiri menyadari bahwa harta itu juga untuk dirinya dan anak-anaknya; selain untuk mustahiq jika mencapai nisab dan haulnya.

Mendapati istri menjaga kehormatannya dan menjaga pula hartanya, suami tentu bahagia. Ketika pergi bertugas atau berdakwah, suami tidak disibukkan dengan pikiran macam-macam akibat kecurigaan. Ia juga tidak dibebani dengan pikiran-pikiran yang berpangkal dari kekhawatiran. Yang ada adalah ketenangan, kedamaian, kebahagiaan.

Wallahu a’lam bish shawab. [Muchlisin BK/keluargacinta.com]

Senin, 09 Maret 2015

pOSYANDU

A. Pengertian Posyandu
Adalah suatu forum komunikasi, alih tehnologi dan pelayanan kesehatan masyarakat yang mempunyai nilai strategis untuk pengembangan sumber daya manusia sejak dini. Posyandu juga merupakan tempat kegiatan terpadu antara program Keluarga Berencana – Kesehatan di tingkat desa.

Posyandu adalah pusat kegiatan masyarakat dalam upaya pelayanan kesehatan dan keluarga berencana. Posyandu adalah pusat pelayanan keluarga berencana dan kesehatan yang dikelola dan diselenggarakan untuk dan oleh masyarakat dengan dukungan teknis dari petugas kesehatan dalam rangka pencapaian NKKBS.

B. Bentuk kegiatan Posyandu
Beberapa kegiatan diposyandu diantaranya terdiri dari lima kegiatan Posyandu (Panca Krida Posyandu), antara lain:
1) Kesehatan Ibu dan Anak

Pemeliharaan kesehatan ibu hamil, melahirkan dan menyusui, serta bayi, anak balita dan anak prasekolahMemberikan nasehat tentang makanan guna mancegah gizi buruk karena kekurangan protein dan kalori, serta bila ada pemberian makanan tambahan vitamin dan mineralPemberian nasehat tentang perkembangan anak dan cara stimilasinyaPenyuluhan kesehatan meliputi berbagai aspek dalam mencapai tujuan program KIA.

2) Keluarga Berencana

Pelayanan keluarga berencana kepada pasangan usia subur dengan perhatian khusus kepada mereka yang dalam keadaan bahaya karena melahirkan anak berkali-kali dan golongan ibu beresiko tinggiCara-cara penggunaan pil, kondom dan sebagainya

3) Immunisasi

Imunisasi tetanus toksoid 2 kali pada ibu hamil dan BCG, DPT 3x, polio 3x, dan campak 1x pada bayi.

4) Peningkatan gizi

Memberikan pendidikan gizi kepada masyarakatMemberikan makanan tambahan yang mengandung protein dan kalori cukup kepada anak-anak dibawah umur 5 tahun dan kepada ibu yang menyusuiMemberikan kapsul vitamin A kepada anak-anak dibawah umur 5 tahun

5) Penanggulangan Diare 

Lima kegiatan Posyandu selanjutnya dikembangkan menjadi tujuh kegiatan Posyandu (Sapta Krida Posyandu), yaitu:

Kesehatan Ibu dan AnakKeluarga BerencanaImmunisasiPeningkatan giziPenanggulangan DiareSanitasi dasar. Cara-cara pengadaan air bersih, pembuangan kotoran dan air limbah yang benar, pengolahan makanan dan minumanPenyediaan Obat essensial.

C. Pembentukan Posyandu

Posyandu dibentuk dari pos-pos yang telah ada seperti:
1) Pos penimbangan balita
2) Pos immunisasi
3) Pos keluarga berencana desa
4) Pos kesehatan
5) Pos lainnya yang dibentuk baru.

D. Alasan Pendirian Posyandu
Posyandu didirikan karena mempunyai beberapa alasan sebagai berikut:
1) Posyandu dapat memberikan pelayanan kesehatn khususnya dalam upaya pencegahan penyakit dan PPPK sekaligus dengan pelayanan KB.
2) Posyandu dari masyarakat untuk masyarakat dan oleh masyarakat, sehingga menimbulkan rasa memiliki masyarakat terhadap upaya dalam bidang kesehatan dan keluarga berencana (Effendi, 1998).

E. Penyelenggara Posyandu
1) Pelaksana kegiatan, adalah anggota masyarakat yang telah dilatih menjadi kader kesehatan setempat dibawah bimbingan Puskesmas 
2) Pengelola posyandu, adalah pengurus yang dibentuk oleh ketua RW yang berasal dari keder PKK, tokoh masyarakat formal dan informal serta kader kesehatan yang ada di wilayah tersebut (Effendi, 1998).

F. Lokasi / Letak Posyandu
Syarat lokasi/letak yang harus dipenuhi meliputi:
1) Berada di tempat yang mudah didatangi oleh masyarakat
2) Ditentukan oleh masyarakat itu sendiri
3) Dapat merupakan lokal tersendiri
4) Bila tidak memungkinkan dapat dilaksanakan di rumah penduduk, balai rakyat, pos RT/RW atau pos lainnya. 

G. Pelayanan Kesehatan Di Posyandu
Adapun pelayanan kesehatan yang dijalankan oleh posyandu meliputi:
1) Pemeliharaan kesehatan bayi dan balita

a) Penimbangan bulananb) Pemberian tambahan makanan bagi yang berat badannya kurangc) Immunisasi bayi 3-14 buland) Pemberian orlit untuk menanggiulangi diaree) Pengobatan penyakit sebagai pertolongan pertama

2) Pemeliharaan kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, dan pasangan usia subur

a) Pemeriksaan kesehatan umumb) Pemeriksaan kehamilan dan nifasc) Pelayanan peningkatan gizi melalui pemberian vitamin dan tablet besid) Immunisasi TT untuk ibu hamile) Penyuluhan kesehatan dan KBf) Pemberian alat kontrasespsi KBg) Pemberian oralit pada ibu yang terkena diareh) Pengobatan penyakit sebagai pertolongan pertamai) Pertolongan pertama pada kecelakaan (Effendi, 1998).

Dalam pelaksanaan tugasnya kader pada posyandu selalu didampingi oleh tim dari Puskesmas, seperti pada pelaksanaan pada meja IV, apabila kader menemui masalah kesehatan, kader harus berkonsultasi pada petugas kesehatan yang ada, masalah tersebut dapat berupa:

a) Balita yang berat badanya tidak naik tiga kali berturut-turut.b) Balita yang berat badanya di bawah garis merah.c) Balita yang sakit; batuk, sukar bernafas, demam dan sakit telinga.d) Balita yang mencret.e) Anak yang menderita buta senja atau mata keruh.f) Balita dengan penyimpangan tumbuh kembang atau perkembangan terlambat.g) Ibu yang pucat, sesak nafas, bengkak kaki terutama ibu hamil.h) Ibu hamil yang menderita perdarahan, pusing kepala yang terus menerus (Depkes RI-Unicef, 2000).

Bentuk kegiatan lain yang masih dilokasi Posyandu berupa;
1) Mencatat hasil kegiatan UPGK dalam regester balita sampai terbentuknya balok SKDN.
2) Membahas bersama - sama kegiatan lain atas saran petugas.
3) Menetapkan jenis kegiatan yang akan dilaksanakan seperti penyuluhan.
Sedangkan bentuk kegiatan yang dilakukan diluar posyandu berupa:
1) Melaksanakan kunjungan rumah.
2) Menggerakkan masyarakat untuk menghadiri dan ikut serta dalam kegiatan UPGK.
3) Memanfaatkan pekarangan untuk peningkatan gizi keluarga.
4) Membantu petugas dalam pendaftaran, penyuluhan, dan peragaan ketrampilan (Depkes RI-Unicef, 2000).

Apabila kader menjumpai kesulitan dalam menjalankan tugasnya dalam posyandu, maka mereka dapat menghubungi orang-orang berikut sebagai upaya untuk mencari jalan keluar:

a) Bidan desa.b) Kepala Desa.c) Tokoh masyarakat / tokoh agama.d) Petugas LKMD, RT, RW.e) Tim Penggerak PKK.f) Petugas PLKB.g) Petugas pertanian ( PPL ).h) Tutor dari P dan K.

H. Dukungan Dari Puskesmas/ Petugas Kesehatan
Memberikan pelatihan kepada kader yang terdiri dari:

1) Aspek komunikasi.
2) Tehnik berpidato.
3) Kepemimpinan yang mendukung Posyandu.
4) Proses pengembangan.
5) Tehnik pergerakan peranserta masyarakat.
6) Memberikan pembinaan pada kader setelah kegiatan Posyandu berupa:

Cara melakukan pendataan / pencatatan.Cara meningkatkan kemampuan kader dalam menyampaikan pesan kesehatan pada masyarakat.

7) Memotivasi untuk meningkatkan keaktifan kader dalam kegiatan Posyandu.

I. Dukungan dari Masyarakat / LKMD
LKMD mempunyai peranan besar dalam upaya peningkatan tarap kesehatan masyarakat di desa / kelurahan. Dalam hal ini termasuk upaya penurunan angka kematian bayi, anak balita, ibu hamil dan angka kelahiran, khususnya yang diupayakan melalui posyandu dengan kegiatanya.
Perananan LKMD dalam pembentukan Posyandu;

Mengusulkan, mendorong dan membantu kepala desa / kelurahan untuk membentuk posyandu di wilayahnya.Memberi tahu masyarakat tentang pentingnya posyandu serta cara pembentukannya.Membantu secara aktif pelaksanaan pengumpulan data dan musyawarah masyarakat dalam rangka membentuk Posyandu, penentuan lokasi, jadwal, pemilihan kader dan lain-lainnya.

Peranan LKMD dalam pelaksanaan Posyandu:

Mengingatkan mendorong dan memberi semangat agar kader selalu melaksanakan tugasnya di Posyandu dengan baik.Mengingatkan ibu hamil, ibu yang mempunyai bayi dan anak balita serta ibu usia subur agar datang ke Posyandu sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Peranan LKMD dalam pembinaan Posyandu.

Mengamati apakah penyelenggaraan Posyandu telah dilakukan secara teratur setiap bulan, sesuai jadwal yang telah disepakati.Mengamati apakah Posyandu telah melaksanakan pelayanan secara lengkap (KIA, KB, Gizi, Immunisasi dan penanggulangan diare).Memberikan saran-saran kepada kepala desa / kelurahan dan kader agar Posyandu dapat berfungsi secara optimal ( agar buka teratur sesuai jadwal, melakukan pelayanan secara lengkap dan dikunjungi ibu hamil, ibu dan anak balita serta ibu usia subur).Bila dipandang perlu, membantu mencarikan jalan agar Posyandu dapat melakukan pemberian makanan tambahan kepada bayi dan anak balita secara swadaya.Mengingatkan kader untuk melakukan penyuluhan di rumah-rumah ibu (kunjungan rumah) dengan bahan penyuluhan yang tersedia.Mencarikan jalan dan memberi saran-saran agar kader dapat bertahan melaksanakan tugas dan perannya (tidak drop out). Misalnya dengan pemberian penghargaan, mengupayakan alat tulis atau bantuan lainya.Membahas bersama kepala desa / kelurahan dan tim pembina LKMD Kecamatan cara-cara pemecahan masalah yang dihadapi Posyandu.Agar pembinaan Posyandu dan pembinaan kader dilakukan oleh LKMD ini dapat dilaksanakan dengan baik, maka cara dan pesan-pesan penyuluhan yang berkaitan dengan promosi Posyandu juga perlu dipahami oleh LKMD.

Kamis, 05 Maret 2015

Bagaimana Setan Menyerang Saat Tidur?

Bagaimana Setan Menyerang Saat Tidur?

Assalamu’alaikum warahamtullaahi wabarakaatuhu…

Sahabat, sesungguhnya setan tidak akan pernah lelah, apalagi menyerah untuk mengawasi dan memperdaya kita. Saat kita tidur, bukan berarti setan tidur juga. Justru, saat kita tidur, menjadi peluang besar bagi setan untuk menyerang kita, karena kita sering kali lupa mengingat Allah. Banyak orang yang dikala bangun senantiasa beramal sholeh dan dzikir tiada terputus, tapi menjelang tidur, ketika tubuh benar-benar lelah, dia enggan bahkan rela melenakan dirinya dalam kenyamanan tidur sampai-sampai lupa berdzikir.

Berikut ini adalah serangan-serangan setan yang dilancarkan saat kita tidur :

1. Menyihirnya

Rasulullah shallallhu ‘alaihi wasallam, bersabda : “Setan mengikat diatas ubun-ubun kepala salah satu dari kalian –saat tidur- 3 ikatan, di setiap ikatan ia berucap : bagimu malam panjang, tidurlah! Maka jika ia bangun seraya berzikir kepada Allah, lepaslah satu ikatan, Jika ia wudhu’ lepas satu ikatan lagi, jika ia sholat lepaslah semua ikatan. Pagi-pagi ia giat dan segar jiwanya, jika ia tidak berdzikir, maka pagi-pagi ia malas dan jelek jiwanya.” (Muttafaqun ‘alaih)

 

2. Merendahkannya

Jika ada orang yang tidur sampai pagi, tidak bangun sedikitpun untuk sholat malam, cengkeraman setan bertambah kuat. Dari Abdullah bin Mas’ud, diceritakan hal ini, yaitu orang yang ketiduran, kepada Rasulullah, beliau bersabda : “Orang itu dikencingi setan di kedua telinganya.” (Muttafaqun ‘alaih)

 

3. Menakut-nakutinya

Setan datang dengan mimpi-mimpi buruk, Rasulullah bersabda : “Mimpi itu ada 3 : 1. Mimpi yang baik, itu kabar baik dari Allah, 2. Mimpi yg menakutkan itu dari setan, 3. Mimpi dari bisikan jiwanya, yaitu memori yang terulang. Jika ada yg mimpi diantara kamu yang tidak menyenangkan, maka bangunlah, sholatlah dan jangan ceritakan ke orang lain.” (Bukhori dan Muslim)

 

4. Menertawakannya saat menguap

Setan tertawa saat melihat orang yg menguap, karena menguap muncul dari malas (letih), sehingga tidak dapat mengerjakan ketaatan secara sempurna, dan wajahnya terlihat tidak menarik atau lesu. Rasulullah bersabda : “Jika ada di antaramu ada yang menguap, maka tahanlah dengan tangannya di mulutnya atau tutuplah, karena setan akan masuk melalui mulutnya.” (HR. Muslim)

 

Ditulis Oleh : KH. Muhammad Arifin Ilham

Pimpinan Majelis Az-Zikra

Hal-hal Yang Wajib Kita Ingat


Hal-hal Yang Wajib Kita Ingat

Assalaamu alikum warahmatullaahi barkaatuhu.
INGAT ALLAH selalu menatap kita,
INGAT Malaikat yg sll mencatat perkataan & perbuatan kita,
INGAT dunia ini fana,
INGAT kematian semakin dekat,
INGAT suasana malam pertama di alam kubur, malam pertama berpisah dengan dunia & keluarga tercinta,
INGAT pertanyaan Malaikat Mungkar Nakir,
INGAT Qiamat, Hari Kebangkitan,
INGAT semua manusia jin dikumpulkan di Padang Mahsyar,
INGAT masing-masing bertanggungjawab atas perbuatannya, orang tua tdk bisa menolong anak demikian sebaliknya,
INGAT saat diperlihatkan Raport Amal Perbuatan Dunia,
INGAT saat melewati Shiroth,
INGAT semua aib diperlihatkan,
INGAT semua kezholiman dibalas,
INGAT dahsyatnya Neraka…

INGATAN inilah yang membuat kita senang sholat malam, semangat beramal sholeh, mencintai faqir miskin, akhlak muliapun terjaga, sibuk asyik dalam perbaikan & kebaikan.

“Semoga Allah selalu menjaga kita untuk selalu ingat kepada-NYA dimana, kapan & bagaimanapun sehingga hadir kemuliaan & kebarkahan aktivitas dalam hidup ini…aamiin”.

 

Ditulis Oleh : KH. Muhammad Arifin Ilham

Pimpinan Majelis Az-Zikra

4 Cara Mudah Hidup Bahagia

4 Cara Mudah Hidup Bahagia

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuhu,

Sahabat-sahabatku, sahabat Az-Zikra. Hidup di dunia yang hanya sebentar ini tidak akan pernah lepas dari goncangan dan godaan. Karena goncangan, kita bisa jadi menangis. Karena godaan, kita bisa jadi terlena. Dan selama kita masih hidup di dunia, maka kita tidak akan pernah bisa mengharapkan untuk tidak pernah merasakan sakit. Tapi karena sakit itulah, maka kita bisa menemukan indahnya kenikmatan Allah.

Ikhwah fillah rahimakumullah, orang beriman bukanlah orang yang tidak pernah sedih. Orang beriman bukan orang yang tidak pernah marah. Orang beriman bukan orang yang tidak mungkin tergelincir. Tapi orang beriman adalah orang yang selalu berusaha menyandarkan segala permasalahan dan kebutuhannya hanya kepada Allah.

Orang beriman selalu bahagia dan enteng menjalani hidup karena diaTAAT, ISTIQOMAH, RENDAH HATI, dan BAIK SANGKA.

“Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati, dan apabila orang-orang bodoh menghina mereka, mereka membalas dengan ucapan doa ‘Salam’ (QS Al Furqon 63).”


 

Sahabat, sesungguhnya setan tidak pernah dan tidak akan pernah mampu menguasai orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Allah Jala Jalalluh (Q.S. An-Nahl : 99).

Ada orang yang taat, tapi menjalani ketaatannya tidak istiqomah. Apalagi buruk sangkanya selalu dituruti. Sudah pasti hidupnya menderita. Kenapa? Karena orang yang buruk sangka maka dunia seluas ini seakan menjadi sempit baginya. Jalan ke sana, ketemu orang yang wajahnya kusut sedikit, dia sudah mikir, “pasti dia begini, pasti dia begitu”. Melihat orang yang tiba-tiba tertawa di depannya, mendadak hatinya langsung kemrungsung, “dia pasti begini, dia pasti begitu”. Orang yang kerjanya buruk sangka itu capek, ikhwah.

Kalau dia taat, istiqomah, baik sangka, tapi tidak rendah hati, maka hidupnya juga tidak mungkin bahagia. Bagaimana mungkin orang yang sombong bisa bahagia? Orang yang sombong, tidak tahan celaan. Tidak tahan hinaan. Terlebih lagi, dia tidak tahan pujian.

Oleh karena itu, marilah kita selalu berusaha untuk mengucapkan, “Alhamdulillah ‘ala kullihaal…” Sesungguhnya hanya Allah sajalah yang bisa memberi dan mencabut kenikmatan. Kadang, saat Allah kasih kita sakit gigi. Bisa sampai berhari-hari kita mengeluhkan sakit giginya saja. Berobat kemana-mana. Muka dan hati kusut berhari-hari. Seakan-akan kalau giginya itu gak sembuh, maka hidupnya sudah gak nyaman, gak betah, gak suka, gak ridho.

Dia lupa, bahwa Allah masih menjaga jantungnya, agar tetap berdegub, jadi dia masih bisa hidup, darahnya masih bisa mengalir. Dia lupa, bahwa Allah masih menyehatkan kaki dan tangannya, agar bisa berjalan ke dokter dan tangannya masih bisa ngusapin pipinya yang lagi sakit gigi itu. Dia lupa sama nikmat Allah yang lain.

SubhaanAllah… Semoga Allah selalu kasih kita nikmat sehat yang manfaat. Aamin Allahumma aamin.

 

Ditulis Oleh : KH. Muhammad Arifin Ilham

Pimpinan Majelis Az-Zikra