Selasa, 25 April 2017

🍵"SECANGKIR ILMU PAHAM"

Aa Gym:
"Ada tulisan BAGUS SEKALI kiriman Seseorang yang tak ada nama penulisnya (semoga Alloh memuliakan beliau)".

Tingkat terbawah dalam ilmu itu adalah *"paham".*
Ini wilayah kejernihan logika berfikir dan kerendahan hati. Ilmu tidak membutakannya, malah menjadikannya kaya.

Tingkat ke dua terbawah adalah "kurang paham".
Orang kurang paham akan terus belajar sampai dia paham, dia akan terus bertanya untuk mendapatkan simpul2 pemahaman yang benar!

Naik setingkat lagi adalah mereka yang *salah paham*. Salah paham itu biasanya karena emosi dikedepankan, sehingga dia tidak sempat berfikir jernih. Dan ketika mereka akhirnya paham, mereka biasanya meminta maaf atas kesalah-pahamannya. Jika tidak, dia akan naik ke tingkat tertinggi dari ilmu.

Nah, tingkat tertinggi dari ilmu itu adalah *gagal paham.* Gagal paham ini biasanya lebih karena *kesombongan.*

Karena merasa berilmu, dia sudah tidak mau lagi menerima ilmu dari orang lain.
Tidak mau lagi menerima masukan dari siapapun (baik itu nasehat dll ), atau pilih-pilih hanya mau menerima ilmu (nasehat) dari yang dia suka saja, bukan ilmu yg disampaikan, tapi siapa yang menyampaikan?

Tertutup hatinya.
Tertutup akal pikirannya.
Tertutup pendengarannya.
Tertutup logikanya.

Ia selalu merasa cukup dengan pendapatnya sendiri.

Parahnya lagi ,

Dia tidak menyadari bahwa pemahamannya yang gagal itu, menjadi bahan tertawaan orang yang paham.

Dia tetap dengan dirinya,
dan dia bangga dengan
ke-gagal paham-annya .

"Kok paham ada di tingkat terbawah dan gagal paham di tingkat yang paling tinggi? Apa tidak terbalik?"

"Orang semakin paham akan semakin membumi, menunduk, merendah."

Dia menjadi bijaksana, karena akhirnya dia tahu, bahwa sebenarnya banyak sekali ilmu yang belum dia ketahui, dia merasa se-akan2 dia tidak tahu apa-apa.

Dia terus mau menerima ilmu, darimana-pun ilmu itu datangnya.

Dia tidak melihat siapa yang bicara, tetapi dia melihat, apa yang disampaikan!

Dia paham,

Ilmu itu seperti air, dan air hanya mengalir ke tempat yang lebih rendah.

Semakin dia merendahkan hatinya, semakin tercurah ilmu kepadanya.

Sedangkan gagal paham itu ilmu tingkat tinggi.

Dia seperti balon gas yang berada di atas awan.

Dia terbang tinggi dengan kesombongannya,
Memandang rendah ke-ilmuan lain yang tak sepaham dengannya,

Dan merasa akulah kebenaran !!!

Masalahnya, dia tidak mempunyai pijakan yang kuat, sehingga mudah ditiup angin, tanpa mampu menolak.
Sering berubah arah, tanpa kejelasan yang pasti.

Akhirnya dia terbawa ke-mana2 sampai terlupa jalan pulang, dia tersesat dengan pemahamannya dan lambat laun akan dibinasakan oleh kesombongannya.

Dia akan mengakui ke-gagal paham-annya, dengan penyesalan yang amat sangat dalam.

"Jadi yang perlu diingat,akal akan berfungsi dengan benar, ketika hatimu merendah. Ketika hatimu meninggi, maka ilmu juga-lah yang akan membutakan si pemilik akal"

Ternyata di situlah kuncinya.

Lidah orang bijaksana, berada didalam hatinya, dan tidak pernah melukai hati siapapun yang mendengarnya, tetapi hati orang dungu, berada di belakang lidahnya, selalu hanya ingin perkataannya saja yang paling benar dan harus didengar!!

"Ilmu itu open ending"
Makin digali makin terasa dangkal.
Jadi kalau ada orang yang merasa sudah tahu segalanya, berarti dia tidak tahu apa2!!!"

Semoga bermanfaat.  Aamiin

AMBIL HIKMAH DIBALIK KISAH INI

وأدخلت للعناية المركزه
*Ibunya dirawat di ICU*

وفي يوم من الأيام صارحه الأطباء
*Beberapa hari kemudian dokter berterus terang kepadanya*

بأن حال والدته ميؤوس منها وأنها في أي لحظة تفارق
*Keadaan ibunya tiada harapan sembuh dan khawatir meninggal dunia tiba2*

وخرج من عند أمه هائما على وجهه
*Pemuda itupun meninggalkan rmh sakit dengan air muka yg sedih mengenang sakit ibunya*

وفي طريق عودته لزيارة والدته
*Dalam perjalanan untuk melawat ibunya sekali lagi*

وقف في محطة البنزين
*Pemuda itu berhenti di sebuah SPBU*

وهو ينتظر العامل ليضع البنزين
في سيارته
*Ketika dia menunggu pekerja SPBU itu mengisi bensin*

رأى تحت قطعة كرتون قطة قد ولدت قططا صغارا
*Pemuda itu memandang seekor kucing yg memiliki beberapa anak berteduh dibawah kotak*

وهم لا يستطيعون المشي
*Kucing itu kelihatan tak mampu berjalan*

فتساءل!!!!!
*Dia termenung sejenak bertanya2*...

من يأتي لهم بالطعام وهم في هذه الحال؟
فدخل للبقالة
*Siapakah yg akan memberi kucing itu makan dalam keadaan begitu, dan pemuda itu masuk ke toko di area SPBU*

واشترى تونة
*Dibelikannya tuna*

وفتح العلبة ووضعها للقطة
وانصرف للمستشفى
*Dibukannya tuna itu utk diberi kepada kucing tadi dan meneruskan perjalanannya ke RUMAH SAKIT*

وعندما قدم للعناية مكان تنويم أ
*tatkala masuk ruang ICU*

*لم يجدها على سريرها فوقع ما في يده فزعا*
*Alangkah terperanjatnya dia tatkala ibunya tiada di ruang ICU itu dan kaget, sehingga jatuh benda yg dipegangnya*

فاسترجع وسأل الممرضة*
*Dia bergegas lari utk bertanya kepada perawat yg bertugas*

أين فلانة؟
*Di mana ibuku.?*

فقالت تحسنت حالتها فأخرجناها للغرفة المجاورة
*Perawat itu berkata: Ibumu sudah berangsur pulih dan kami pindahkan ke kamar biasa*

فذهب إليها
*Pemuda itu terus mendapatkan ibunya*

فوجدها قد أفاقت من غيبوبتها
*Maka ia menjumpai ibunya dalam keadaan sudah sadar dari komanya*

فسلم عليها وقبلها فسألها
*Dia bersalaman dan mencium ibunya sambil bertanya apa yg terjadi*

فقالت أنها رأت وهي مغمى عليها
*Ibunya memberitahu, ketika dalam keadaan tidak sadar di kasur*

قطة وأولادها رافعين أيديهم يدعون الله لها
*Ibunya melihat kucing dan anak2nya menengadahkan tangan ke arah langit sambil berdoa memohon ibunya disembuhkan segera*

فتعجب الشاب
*Pemuda itu terkejut mendengar apa yg diceritakan ibunya*

فسبحان من وسعت رحمته كل شيء
*Maha suci Allah Tuhan yg rahmatnya meliputi setiap sesuatu.*

سبحان الله الصدقةدفعت بلاء بإذن الله
*Segala puji bagi Allah, sedekah melepaskan kita daripada penderitaan, dengan izin Allah.*

(داووا مرضاكم بالصدقه)
*(Sembuhkan penyakitmu dengan memberi sedekah)*

هذه فقط علبة تونه والرسول صلى الله عليه واله وسلم قال: ( إتقوا النار ولو بشق تمره)
*Ini hanya karena ikan tuna. Rasulullah SAW bersabda: (Lindungi diri kamu daripada panas api neraka walaupun dengan separuh tamar)*

سبحان الله ألا تريد أن تكون جوادا
*SubhanAllah Jadikan ini tindakan kamu utk menjadi seorang yg pemurah*

حتى لو كنت مشغولا أرسل هذه الرسالة الى أكثر أصحابك"
*Walaupun anda sibuk, silahkan sebarkan tulisan ini kepada saudara2mu..!*

(لاإله إلا الله)
? "يارب فرج هم من ينشره"
"Ya Allah! Ringankanlah beban siapa saja yg menyebarkannya".

Islam adalah Agama Cinta

*Al-Maqrizi dalam kitab al-Khithath* meriwayatkan sebuah kisah tentang Kaisar Rusia yang ingin memeluk sebuah agama. Ia mengirim banyak utusan untuk mempelajari seluruh agama yang ada pada saat itu di seluruh penjuru dunia. Semuanya bertugas untuk memberi penjelesan tentang agama tertentu kepada sang Kaisar. Ada yang menjelaskan tentang Budha, Hindu, Kristen, Islam dan lain-lain.
Tampaknya Kaisar ini tertarik untuk memeluk agama Islam, karena ia melihat bahwa Islam mengajarkan akhlak mulia, mampu memadukan antara ruh dan jasad, memperhatikan kemaslahatan atau kebaikan umat manusia, serta merupakan agama terakhir yang juga mengakui keberadaan agama lain, dan menyatakan bahwa seluruh nabi telah Allah utus membawa satu agama, meskipun mereka memiliki nasab yang berbeda-beda.

Sang Kaisar menjatuhkan pilihannya kepada Islam. Bahkan ia tidak akan sendirian, karena seluruh rakyatnya juga akan memeluk Islam. Namun masih ada satu hal dalam Islam yang menghalanginya masuk Islam, yaitu *minuman keras* (khamr). Ini karena Islam sangat mengharamkan minuman keras, sementara ia dan penduduk Rusia sangat candu minuman keras.
Mereka meminumnya untuk menghangatkan badan. Ya, mereka minum vodka, salah satu minuman yang paling keras untuk menghadapi cuaca dingin Rusia yang sangat ekstrim. Mereka berkeyakinan bahwa mereka tidak bisa hidup tanpa vodka!

Sebelum masuk Islam, sang Kaisar ingin mengetahui lebih detail tentang ini, *apakah Islam benar-benar mengharamkan minuman keras?*
*Seberapa haramkah?*
*Bolehkan masuk Islam dengan syarat boleh minum khamr?*

Sang Kaisar mendatangkan seorang mufti umat Islam untuk membicarakan masalah ini. Ia berkata: *Saya dan seluruh penduduk Rusia ingin masuk agama Islam dengan syarat kami tetap boleh minum minuman keras.*
Dengan tegas sang mufti menyatakan, _“Anda hanya punya dua pilihan, meninggalkan minuman keras demi Islam, tidak masuk Islam demi minuman keras. Islam tidak bisa membolehkan konsumsi minuman keras.!!_

Akhirnya sang Kaisar dan rakyatnya tidak jadi masuk Islam.
Sebenarnya pendapat ini adalah pendapat yang salah. Semoga Allah memaafkan mufti ini.
Seandainya mufti ini banyak membaca, niscaya beliau akan tahu bahwa dalam *fiqih* ada pembahasan detail tentang *“hukum masuk Islam dengan syarat yang batil*”
*(الإسلام مع الشرط الفاسد*)

Seharusnya sang mufti mencontoh Nabi Muhammad saat bersabda kepada seorang sahabat yang meminta izin untuk berzina: _“Apakah kamu rela ada yang berzina dengan ibumu atau saudarimu?_”

Seperti inilah cara Nabi mendidik sahabatnya. Inilah yang seharusnya dilakukan oleh sang mufti dalam menjawab permintaan Kaisar Rusia dan rakyatnya.
Seharusnya sang mufti berkata:
*_"Minuman keras itu haram. Namun anda tetap boleh masuk Islam"_.*"

_*Nantinya anda sekalian akan bisa meninggalkan minuman keras dengan perlahan sesuai proses dan latihan penyembuhan*_. Atau,
_*Jika pun anda sekalian belum bisa meninggalkan minuman keras secara total, maka kami harap generasi selanjutnya adalah generasi muslim yang benar-benar meninggalkan minuman keras yang dapat menghilangkan akal sehat, dan menjalankan keseluruhan ajaran Islam*._

Banyak sekali orang yang menyayangkan pendapat mufti ini.
Oh.. mengapa mufti ini menyia-nyiakan kesempatan emas ini, kesempatan masuk Islamnya seluruh Rusia, Kaisar dan rakyatnya!
Kita hanya bisa membayangkan jika pendapat sang mufti ini lebih luas, dan Rusia masuk Islam. Kita bisa bayangkan sejarah akan berubah dengan Islamnya Rusia. Bayangkan jika Turki dan Rusia yang selalu bertikai saling menghancurkan, telah disatukan oleh Islam menjadi daerah kuat umat Islam. Kita sekarang hanya bisa mengandaikan, jika Rusia dan Turki bersatu membentuk kekuatan yang disegani oleh dunia! Kekuatan umat Islam bukan untuk menjajah atau menguasai kekayaan dunia, namun untuk *menjunjung tinggi Islam dan menunjukkan manusia kepada jalan kebenaran, tanpa ada pemaksaan sedikitpun, karena tidak ada paksaan dalam masuk Islam.*

Namun Allah Maha Melakukan yang Dia Kehendaki.
Wallahu A'lam🙏🏽

Sumber;
Maulana Syaikh Ali Jum’ah (Mufti Mesir)
(Disarikan dari Wa Qāla al-Imām, hal135-137)

Manfaat Membaca Al-Qur'an bagi Kesehatan

Menurut sebuah survey yang dilakukan oleh dr. Al-Qodhi di Klinik Besar Florida, Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan ayat suci  Al-Qur'an, baik mereka yg mengerti bahasa Arab atau tidak, ternyata *memberikan perubahan fisiologis yang sangat besar.* Termasuk salah satunya dapat  *menangkal berbagai macam penyakit*.

Hal tsb dikuatkan lagi oleh Penemuan Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston.

Mengapa di dalam Islam, ketika kita *mengaji disarankan untuk bersuara?* Minimal untuk diri sendiri alias terdengar oleh telinga kita.

Berikut penjelasanya :

Setiap sel di dalam tubuh kita bergetar di dalam sebuah sistem yang seksama, dan perubahan sekecil apapun dalam getaran ini  akan menimbulkan potensi penyakit di berbagai bagian tubuh...

Nah... Sel-sel yang rusak ini harus digetarkan kembali untuk mengembalikan keseimbangannya.

*Hal tersebut artinya harus dengan suara.* Maka munculah TERAPI SUARA yang ditemukan oleh *dr. Alfred Tomatis, seorang dokter di Perancis*.

Sementara dr. Al-Qodhi menemukan, bahwa
MEMBACA AL-QUR'AN DENGAN BERSUARA,  *Memberikan pengaruh yang luar biasa terhadap sel-sel otak untuk mengembalikan keseimbangannya.*

Penelitian berikutnya membuktikan *Sel Kanker dapat hancur* dengan menggunakan FREKUENSI SUARA  saja.

Dan kembali terbukti bahwa, Membaca Al-Qur'an memiliki dampak hebat dalam proses penyembuhan penyakit sekaliber kanker.

Virus dan kuman berhenti bergetar saat dibacakan ayat suci Al-Qur'an, dan di saat yang sama , sel-sel sehat menjadi aktif.

Mengembalikan keseimbangan program yang terganggu tadi.
Silakan dilihat QS. Al-Isro' ayat 82

Dan yang lebih menguatkan supaya diri ini semakin rajin dan giat membaca Al-Qur'an adalah karena menurut survei :

SUARA YANG PALING MEMILIKI PENGARUH KUAT TERHADAP SEL-SEL TUBUH, ADALAH SUARA SI PEMILIK TUBUH ITU SENDIRI.
Lihat QS. 7 ayat 55 dan QS. 17 ayat 10.

Mengapa Sholat berjama'ah lebih di anjurkan?.
*Karena ada do'a yg dilantunkan dengan keras, sehingga terdengar oleh telinga, dan ini bisa mengembalikan sistem yang seharian rusak.*

Mengapa dalam Islam mendengarkan lagu hingar bingar tidak dianjurkan?
*Karena survei membuktikan, bahwa getaran suara hingar bingar MEMBUAT TUBUH TIDAK SEIMBANG.*

Maka kesimpulannya adalah :

*1. Bacalah Al-Qur'an di pagi hari dan malam hari sebelum tidur* untuk mengembalikan sistem tubuh kembali normal.

*2. Kurangi mendengarkan musik hingar bingar,* ganti saja dengan *murotal* yang jelas-jelas memberikan efek menyembuhkan.
Siapa tau kita punya potensi terkena kanker, tapi karena rajin mendengarkan murotal, penyakit tersebut bisa hancur sebelum terdeteksi.

*3. Perbaiki baca Al-Qur'an (baca dengan tartil, penuhi Hukum Tajwid),* karena efek suara kita sendirilah yang paling dasyat dalam penyembuhan.

_Silakan disebarkan. Semoga menjadi wasilah amal kebaikan._

Kamis, 20 April 2017

10 Akhlak yang Harus Dimiliki Pengusaha Muslim

Oleh : Ustadz Aris Munandar, Lc.

Pertama: Niat yang Benar

Dengan niat yang benar perbuatan mubah semisal jual beli bisa berubah menjadi bernilai pahala. Sehingga seluruh sisi kehidupan seorang muslim bernilai ibadah dan ketaatan.

Niat yang benar dalam hal ini adalah menginginkan kebaikan untuk diri sendiri dan orang lain. Niat baik untuk diri sendiri berupa menjaga diri dari kengkomsumsi harta yang haram, menjaga kehormatan sehingga tidak meminta-minta, menguatkan diri sehingga bisa melakukan ketaatan kepada Allah, menjaga jalinan silaturahmi, berbuat baik dengan kerabat dan niat-niat baik yang lain.

Niat baik untuk orang lain berupa ikut berperan serta memenuhi hajat hidup orang banyak yang merupakan suatu hal yang bernilai fardu kifayah, membuka lapangan kerja untuk orang lain, berperan serta untuk membebaskan umat dari sikap bergantung kepada orang lain dan lain-lain.

Niat adalah perdagangan orang-orang yang berilmu. Artinya nilai sebuah amal bisa berlipat ganda disebabkan pelakunya menyatukan beberapa niat baik dalam waktu yang bersamaan. Sungguh itu adalah suatu yang mudah bagi orang yang Allah mudahkan.

Kedua: Akhlak yang luhur

Di antara akhlak luhur yang sangat diperlukan dalam dunia bisnis adalah jujur, amanah, qana’ah, memenuhi janji, menagih hutang dengan bijak, memberi tempo untuk orang yang kesulitan melunasi hutangnya, memaafkan kesalahan orang lain, menunaikan kewajiban, tidak menipu dan tidak menunda-nunda pelunasan hutang.

Akhlak luhur adalah tiang penegak urusan agama dan dunia. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus dengan misi menyempurnakan akhlak mulia. Orang yang paling baik akhlaknya adalah orang yang paling Nabi cintai dan tempat duduk paling dekat dengan Nabi. Ringkasnya akhlak yang luhur itu memborong semua kebaikan baik dunia maupun akherat.

Akhlak luhur yang dimiliki oleh para pedagang memiliki pengaruh yang besar untuk menyebarkan Islam di berbagai daerah di Asia dan Afrika.

Dari Jabir bin Abdillah, Rasulullah bersabda,

“Semoga Allah mencurahkan rahmatNya kepada seorang yang memiliki sikap mudah ketika menjual, membeli dan menagih hutang” (HR Bukhari no 1970).

Ketiga: Bisnis dalam Hal-Hal yang Baik Saja

Allah telah menghalalkan yang baik-baik saja dan mengharamkan yang buruk-buruk bagi hamba-hambaNya. Seorang businessman muslim tidak akan keluar dari bingkai ini meski ada tawaran yang menggiurkan dalam bisnis yang haram.

Bisnis dalam hal-hal yang haram seperti khamr, bangkai, daging babi dan transaksi ribawi tidak akan terlintas dalam benak seorang muslim.

Tidaklah diragukan bahwa ini adalah ciri khas businessman muslim, seorang yang seluruh aktivitasnya berangkat dari kaedah halal dan haram serta semua usahanya diniatkan untuk meraih ridha Allah.

Allah Ta’ala berfirman,

“Katakanlah: “tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, Maka bertakwalah kepada Allah Hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan.”(QS Al Maidah: 100).

Keempat: Menunaikan kewajiban

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa Allah Ta’ala berfirman,

“Ada tiga golongan manusia yang aku adalah musuhnya pada hari Kiamat nanti: (1) seorang berjanji dengan menyebut namaKu lalu dia melanggar janji, (2) seorang yang menjual orang yang merdeka lalu dia menikmati hasil penjualannya tersebut (3) seorang yang mempekerjakan orang lain setelah orang tersebut bekerja dengan baik upahnya tidak dibayarkan” (HR Bukhari no 2150).

Dari Abdullah bin Umar, Rasulullah bersabda,

“Berikan kepada seorang pekerja upahnya sebelum keringatnya kering” (HR Ibnu Majah dan dinilai shahih oleh Al Albani).

Kewajiban yang paling penting adalah kewajiban terhadap Allah dalam harta para orang kaya. Itulah zakat, setelah itu adalah sedekah dan berbagai sumbangan sosial.

Kelima: Menjauhi riba dan berbagai transaksi terlarang yang mengantarkan kepada riba

Keenam: Tidak memakan harta orang lain dengan cara yang tidak benar

Allah Ta’ala berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang Berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu” (QS An Nisa’: 29).

Dalam ayat ini Allah melarang hamba-hambaNya yaitu orang-orang yang beriman untuk memakan harta orang lain dengan cara yang tidak benar yaitu berbagai cara mendapatkan harta yang terlarang semisal riba, judi, suap dan berbagai perbuatan yang menimbulkan permusuhan dan memakan harta orang lain dengan cara yang tidak benar.

Ketujuh: Komitmen dengan berbagai peraturan yang ada

Meski ada beberapa peraturan yang tidak sejalan dengan syariat Islam, businessman muslim akan semaksimal mungkin menghindari berbagai tindakan yang akan menyebabkannya mendapatkan hukuman, bukan karena meyakini bahwa makhluk memiliki kewenangan untuk menetapkan aturan. Akan tetapi bertitik tolak dari kewajiban yang Allah tetapkan yaitu mencegah mafsadah (kerusakan) dan tidak mencampakkan diri ke dalam kebinasaan.

Kedelapan: Tidak merugikan pihak lain

Bisnisman muslim adalah seorang yang ksatria dalam persaingan bisnis. Dia memiliki prinsip tidak merugikan pihak lain. Dia tidak akan mempermainkan harta untuk merugikan pihak-pihak lain. Dia tidak akan mematok harga yang tinggi karena memanfaatkan kebutuhan orang lain terhadap barang yang dia jual atau karena mengingat dia adalah produsen satu-satunya.

Dari Ma’mar bin Abdullah, Rasulullah bersabda,

“Tidak ada orang yang menimbun barang dagangan melainkan seorang pendosa” (HR Muslim no 4207).

Kesembilan: Loyal dengan orang-orang yang beriman

Oleh karena itu, businessman muslim tidak akan mengadakan hubungan dagang dengan pihak-pihak yang secara terang-terangan menyatakan permusuhan dengan Islam dan kaum muslimin.

Kesepuluh: Mempelajari hukum-hukum syar’i seputar muamalah.

Di antara keyakinan setiap muslim adalah hukum-hukum syar’i itu mencakup semua aspek kehidupan. Oleh karena itu, khalifah Umar mengusir pedagang yang tidak menguasai hukum jual beli dari pasar kaum muslimin.

Read more http://pengusahamuslim.com/921-10-akhlak-yang-harus-dimiliki-pengusaha-muslim.html

Kamis, 26 Januari 2017

KISAH 3 ORANG TUKANG BANGUNAN

Di sebuah desa kecil ada seorang anak yang sedang berjalan melintasi lokasi yang akan dibangun sebuah sekolah. Anak itu melihat ada 3 orang yang sedang bekerja disana.

"Pak, sedang mengerjakan apa?" tanya anak itu kepada tukang pertama.

"Kamu bisa lihat sendiri, saya ini seorang tukang, saya sedang mengerjakan pekerjaan saya sebagai tukang bangunan" jawabnya.

Lalu anak itu menanyakan pertanyaan yang sama kepada tukang kedua "Pak, sedang mengerjakan apa?"

"Saya sedang membantu sekolahan ini membuat gedung sekolah." jawab tukang kedua.

Lalu anak itu juga menanyakan pertanyaan yang sama kepada tukang ketiga "Pak, sedang mengerjakan apa?"

Tukang ketiga menjawab, "Saya sedang membangun mimpi anak-anak di desa ini supaya mereka berani bermimpi lebih tinggi dan meraih cita-citanya, sehingga mereka membawa manfaat di masyarakat."

—---------------—

Kawan, itulah visi.. kita mungkin melakukan hal yang sama persis dengan rekan kerja kita, kita mungkin melakukan bisnis yang sama dengan rekan maupun pesaing-pesaing kita. Tapi milikilah visi yang jauh didepan sana dan mampu menggetarkan jiwa bagi siapa saja yang mendengarnya.

Tanyakan kepada diri kita sendiri, apakah pekerjaan yang kita lakukan saat ini hanya untuk mengisi perut bulan depan?

Terlebih ibadah kita, apakah hanya untuk menggugurkan kewajiban? ataukah kita memiliki visi yang jauh untuk di akhirat nanti?

Senin, 02 Januari 2017

Jodoh

QUOTES SALIM A. FILLAH

Jodoh kita sudah tertulis di Lauhul Mahfuzh. Mau diambil dari jalan halal ataupun haram, dapatnya yang itu juga. Yang beda rasa berkahnya.

Rizqi kita sudah tertulis di Lauhul Mahfuzh. Mau diambil dari jalan halal ataupun haram, dapatnya segitu juga. Yang beda rasa berkahnya.

Ngalah mungkin bukan berasal dari kata kalah, melainkan Allah. Dibentuk jadi ng-Allah. Artinya: bersandar & menyerahkan urusan pada Allah;)

Berdoa bukanlah cara memberitahu Allah akan apa yang kita perlukan. -Dia Maha Tahu-. Doa adalah menghabiskan waktu penuh makna bersamaNya.

Sungguh beda antara yakin dan naif. Yakin adalah semangat hati yang membersamai kebenaran. Naif adalah hawa nafsu yang dicarikan pembenaran.

Sederhana itu memperindah semua. Yang miskin jadi kaya. Yang kaya jadi mulia. Yang jelata dipercaya. Yang berkuasa, dicinta

Jika kita merasa bahwa semua orang punya masalah dengan kita, tidakkah kita curiga bahwa diri kita inilah masalahnya?

Berbahagialah orang yang berhasil menyembunyikan ibadahnya dari manusia, tetapi mampu menampakkan bekasnya berupa akhlaq mulia pada sesama.

Setiap orang akan mati di atas apa yang dia biasakan hidup padanya. Maka sekecil apapun kebaikan sangat berharga untuk diistiqamahkan.

Kebenaran hanya cantik, bila bersanding dengan kerendahan hati. Kebaikan hanya manis, jika dibersamai ketulusan jiwa. Itulah kebijaksanaan.

Orang baik tak perlu banyak menceritakan diri. Sebab yang mencinta tak memerlukannya. Sebab yang membenci takkan percaya. Cukup Allah saja:)

Jadi kupu-kupu; menarikan kecantikan tapi usianya pendek. Atau kura-kura; umur panjang sebab sembunyi dalam cangkang. Kadang harus memilih;)

Tiada orang baik yang tak punya masa lalu. Tak ada orang jahat yang tak punya masa depan. Saling menghargailah kita. Setelah itu, istiqamah.

Dendam itu racun yang kita tenggak sendiri, lalu kita berharap orang lain yang mati. Memaafkan adalah penawarnya😉

Tak ada harta yang bisa kita bawa saat mati. Maka benar bahwa kekayaan tak terletak pada apa yang kita punya, melainkan apa yang kita bagi.

Dunia itu kendaraan. Jika kau yang mengendarainya, ia mengantarmu sampai tujuan. Jika ia yang mengendaraimu, hancur badan dan kehormatan.

Cantik (fisik) itu relatif. Tapi jelek (akhlaq) itu absolut. ;P

Pandai, tampan, shalih itu mempesona. Tapi mengunjuk-unjukkan pada sesama bahwa kita pintar; kita rupawan; atau kita bajik pasti memuakkan.

Jangan mengalir meniti hidup, sebab aliran selalu menuju tempat rendah. Bersayaplah, mendakilah, meloncatlah. Meninggilah walau menyesakkan!

Kita berburuk sangka pada saudara, sebab kita merasa bahwa andai berada dalam kedudukannya, diri ini juga akan berbuat jelek. Jadilah baik;)

Banyak hal yang tak kita minta, tapi Allah tak pernah alpa memberikannya. Maka pada apa yang kita mohon, bersiaplah mendapat lebih dariNya.

Allah selalu menjawab doa kita. Tapi kadang jawabnya ialah: Tidak hambaKu. Aku punya anugerah yg lebih baik untukmu dari yg kau minta itu.

Jika satu perintah Allah terasa berat bagi kita, cara membuatnya jadi ringan adalah dengan melaksanakannya. Selamat berkarya!:)

Tiap penghalang di jalan kehidupan tertakdir ada untuk satu alasan sederhana: Mengetahui sebesar apa tekad kita untuk melampauinya

Jika kau merasa bahwa segala di sekitarmu gelap, tidakkah kau curiga bahwa dirimulah yang dikirim Allah untuk jadi cahaya bagi mereka?

Sabar adalah bentuk kesyukuran menghadapi nikmat yang bernama musibah. Syukur adalah bentuk kesabaran menghadapi musibah yang bernama nikmat

Orang yang paling tidak menarik bagi sesama adalah dia yang memikirkan dirinya sendiri. Di situlah dimulainya segala penderitaan

Yang disebut NIKMAT, adalah yang bisa dinikmati. Yang disebut RIZQI adalah yang mengalir masuk-keluar. Bukan yang terkumpul dalam simpanan.

Barakah itu bukan soal APA yang diberikan Allah. Melainkan soal BAGAIMANA Dia mengulurkannya. Dengan senyum ridha ataukah dilempar murka?

Berani hidup tak takut mati. Takut mati, jangan hidup. Takut hidup, mati saja. Selamat berjuang!:)

Rabbi, Kau uji aku dengan nikmat lalu aku bisa bersyukur, lebih aku sukai daripada Kau uji aku dengan musibah lalu aku harus bersabar

Melihat spion itu perlu. Tapi sesekali saja. Merenungi masa lalu itu niscaya. Tapi jangan sampai ia membelenggu kita

Sebab aib kita tak tertanda secara zhahir di wajah, sesama masih berbaiksangka. Mari mensyukuri itu dengan berjuang menjadi orang baik

Jika peluang maksiat yang gagal diambil masih kita sedihkan, itu penanda ada bagian hati yang harus dirawat inap;)

Kekhawatiran tidak menjadikan bahayanya membesar. Hanya diri kita yang mengerdil. Tenanglah bersama Allah;)

Selama di dunia, Allah tugaskan kita sebagai saksi dan da’i. Dengan itu kita menyiapkan diri agar di akhirat menjadi terdakwa yang baik.

Dulu:setetes air hina, dirubung lalat jika tercecer. Kelak:seonggok jijik, busuk, melendir. Kini:kesana-sini bawa kotoran. Mau sombong?:-)

Mereka sm2 dlm air, sm2 di depan pemandangan taman laut yg indah. Tapi beda: 1 tenggelam, 1 menyelam. Jadilah penyelam di laut kehidupan;)

Baik berduka ataupun terlalu gembira, kita bisa menangis. Sama juga, baik berbahagia ataupun bersedih hati, kita bisa tersenyum. Senyumlah;)

Sebab kita tak tahu ke mana takdir membawa, cara mensyukuri ketidaktahuan itu adalah dengan merencanakan & mengupayakan yang terbaik #Takdir

Dia memberitahu, bahwa kitapun tak bersih dari dosa. Bahkan ia bisa mulia dengan taubatnya, sedang kita terdosa dengan mencemoohnya

Layang-layang justru bisa terbang saat melawan angin. Jangan gentar saat memang harus menentang. Tapi pastikan ada benang terhubung padaNya.

—–

Janganlah cinta akrab bagai awan dan hujan, merasa hiasi langit, suburkan bumi. Tapi terlambat menyadari bahwa hakikatnya saling meniadai

Janganlah cinta lekat bagai api & kayu, bersama menyala, menghangatkan rasanya. Tapi terlambat menginsyafi, tak tersisa selain debu dan abu

Sepertinya Iblis salah besar ketika mengatakan api lebih baik dari tanah. Sebab api segitu-gitu saja, sementara harga tanah membubung. #Joke

Shalat yang lima, JUMAT KE JUMAT, Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus bagi dosa di antaranya, selama dijauhi dosa besar. (Muttafaq ‘Alaih)

Jika kau punya kawan, telah 3 kali marah padamu dan tahu aibmu, tapi tak pernah menjelekkanmu di depan orang, jadikan ia sahabat sejati #DDU

Tempat paling aman untuk bersembunyi adalah ruang kejujuran. Tempat yang paling nyaman untuk lari adalah lapangan pertaubatan.

Tentu saja sinis tidak sama dengan kritis. Yang tak bisa membedakan keduanya akan kesulitan untuk dianggap berharga semua ucapannya. #DDU

“Alangkah susah cari kawan”, kata dia. Kujawab saja, “Mungkin kau mencari teman yang memberi. Kalau teman untuk diberi, aduh banyak sekali.”

Semakin sedikit kebaikan seseorang, makin banyak dia mengharapkan pujian. Semakin sedikit keburukannya, makin tegar dia akan celaan. #DDU

Jauh lebih mudah mendapat kawan dengan tertarik pada orang lain, daripada dengan mencoba membuat orang lain tertarik pada diri kita. #DDU

Berikan nasehat pada seseorang dalam sunyi dan rahasia. Sebab nasehat di tengah ramai terasa sebagai hinaan yang melukai. #AsySyafi‘i

Menikahi orang yang dicintai, hanya kemungkinan. Mencintai orang yang dinikahi, jelas kewajiban. #BMC

Jadilah kawan yang mengetahui kelemahan tapi menunjukkan kekuatan, mengenali ketidakmampuan tapi memberi kesempatan. Dunia akan takluk! #DDU

Iman tak menjamin kau selalu berlimpah dan tertawa. Iman hanya menjaminmu bisa merasakan kelembutan tanganNya pada apapun dera yang menimpa

Bicara benar di waktu tepat itu tak mudah. Lebih sulit lagi, tak mengatakan yang keliru di saat paling menggoda untuk mengucapkannya. #DDU

Kerjakan yang semestinya kita kerjakan. Sebab jika tidak, kita akan mendapat kesulitan yang semestinya tidak kita dapatkan. <Siroj>

Berdirimu di waktu malam, sujudmu yang dalam, mengokohkan hatimu melebihi gunung membiru. Lalu kau terima beban tuk mencintai semesta. #Nabi

Rabbi, Kau uji aku dengan nikmat lalu aku bisa bersyukur, lebih aku sukai daripada Kau uji aku dengan musibah lalu aku harus bersabar. <AD>

Sumber :

TWITTER  SALIM A FILLAH

(Penulis Buku JaLan Cinta Para Pejuang, dll)