Jumat, 23 Juni 2017

Buat Ibu yang Suka Marah Pada Anak, Coba Cek, Apakah Suaminya Sudah Jadi Tempat Curhat yang Enak..?

Buat ibu-ibu yang suka melampiaskan kemarahan pada anak, coba cek dulu apakah suaminya sudah jadi tempat curhat yang enak atau belum.... Ada tulisan yang MAKJLEB berikut ini :
_________________________________________

KROMOSOM PEREMPUAN.
(Dishare kepada para suami).

Perempuan (makhluk berkromosom XX) yang jiwanya butuh mengeluarkan 20 ribu kata per hari. Ibu yang jarang diajak ngobrol santai oleh suaminya, maka bahasa tubuh dan nada bicaranya tidak mengenakkan.

Menyusui anak akan resah, tak sabar dengann kelakuan anak, bahkan cenderung menjadikan anak sebagai sasaran pelimpahan emosi yang tidak semestinya.
Baca juga: WOW, MENGEJUTKAN!! Ini Bukti Ilmiah Bahwa Anak Makin Berprestasi Karena Ayah Ikut Mengasuh Anak | Keluarga Bahagia


Helvetica, sans-serif;">
Jadi, kadang endapan permasalahan dengan sang ayah dimanifestasikan dalam bentuk amarah yang tidak jelas kepada anak-anak.

Terkadang, ada Ibu yang tetap sabar kepada anak-anaknya meskipun Ayah tak memberi ruang bagi jiwanya..., tapi manifestasi ekstrim nya dalam bentuk penyakit fisik yang sulit sembuh.

Maka tugas wajib ayah adalah memberikan ruang, waktu dan suasana setiap hari bagi Ibu untuk bicara sebagai upaya untuk selalu menyehatkan jiwanya, mendengar keluh kesahnya.

Rangkul Ibu untuk marah dan menangis kepada Ayah saja agar sehat jiwanya, agar Ibu bisa selalu memberikan bunga cinta untuk anak-anaknya.
Baca juga: TERUNGKAP!! 7 Rahasia Mendidik Anak yang Tidak Diketahui Banyak Orang Tua | Keluarga Bahagia

Ibu yang sehat jiwanya dapat menjalankan tugasnya sebagai sekolah terbaik bagi putra-putri nya. Ia bisa tahan berjam-jam mendengar keluhan anak-anaknya. Ia mudah memaafkan anaknya. Ia menjadi madrasah yang baik untuk menanamkan nilai- nilai Robbany..., dan hal ini harus didukung oleh ayah yang memperhatikan bathinnya, disamping kesehatan fisiknya. Ibu harus sehat luar dalam.

Ayah yang hebat, berawal dari suami yang hebat, yang mengerti jiwa dan kebutuhan pasangan. Singkatnya, bahagiakan pasangan kita, karena ia adalah madrasah utama bagi anak-anak kita.

Semoga bermanfaat dan mari kita renungkan bersama.. :)

Sumber: dr .Raehanul Bahraen.

Riset Kehidupan

Seorang Profesor di Jepang melakukan Riset yg Mengejutkan...?

1.  *maag* bukan hanya diakibatkan karena kesalahan pola makan, tapi justru lebih didominasi karena *stress*

2. *hypertensi* bukan hanya diakibatkan oleh terlalu banyak konsumsi makanan yang asin, tapi lebih dominan karena kesalahan dalam me manage *emosi*.

3.  *kolesterol* bukan hanya diakibatkan oleh makanan berlemak, tapi rasa *malas berlebih* yang lebih dominan menimbun lemak.

4. *asthma* bukan hanya karena terganggunya suplai oksigen ke paru-paru, tapi sering merasa *sedih* yang membuat kerja paru-paru tidak stabil.

5.  *diabetes* bukan hanya karena terlalu banyak konsumsi glucousa, tapi sikap *egois dan keras kepala* yang mengganggu fungsi pankreas.

6.  penyakit *liver* bukan hanya karena kesalahan pola tidur, tapi sifat *suudzon* kepada orang lain yang justru merusak hati kita.

7. *jantung koroner* bukan hanya diakibatkan oleh sumbatan pada aliran darah ke jantung, tapi *jarang sedekah* membuat jantung kita kurang merasakan ketenangan, sehingga detaknya tidak stabil.

Faktor penyebab penyakit adalah karena masalah 

- *Spiritual* 50%  
- *Psikis*     25%  
- *Sosial*    15%  
- *Fisik*     10%  

Jadi kalau kita ingin selalu sehat,  perbaiki diri kita,  pikiran kita,  terutama hati kita dari segala jenis penyakit  hati : hasad,  hasud,  iri,  dengki,  pendendam,  fitnah,  ghibah,  riya,  ujub,  benci, amarah terpendam, sombong, pelit, su'udzon, egois, keras kepala, sedih, malas, dan lainnya.

Perbanyak istighfar dan mudah memaafkan.
Lembutkan hati dan ikhlas kan yang sudah terjadi.
Banyak bersyukur dan nikmati kebahagiaan sekecil apapun.
Jalin persaudaraan yang mengajak dan selalu mengingatkan dalam kebaikan.

Serap ilmu dari arah mana saja.
Dari kawan maupun lawan, yg bersumber kpd dalil Al Qur'an dan Sunnah

Karena seringkali ada ibrah tersembunyi dari kejadian yang menimpa orang-orang di sekitar kita.

* Tebar Aura positif
* Jauhi su'udzon              * Slalu khusnudzon  
SEMOGA BERMANFAAT

Tips mendidik anak Prof Muhaya


1. Kalau tiba-tiba teringat pada anak, kirimkan bacaan Al Fatihah. Sampai ke ayat "Iyyakana'budu waiyyakanasta'in" ("Hanya kepada Mu kami menyembah dan hanya kepadaMU kami memohon pertolongan."), mintalah apa-apa hajat saat itu yang ada hubungannya dengan anak yang kita ingat saat itu, habiskan bacaan surah Al Fatihah doakan semoga anak kita diberi kepahaman yang sebenarnya dalam urusan agamanya, memiliki ilmu yang bermanfaat dan serahkan urusan anak kepada Allah untuk menjaganya.

2. Pandang wajahnya saat dia tidur, ucapkan...."Ibu mau (nama anak) jadi anak yang sholeh, sayang..."
Coba amalkan (seperti kata Ustadz, kata-kata ini bermakna kita bercakap dengan rohnya)
dan ucapan ini adalah DOA, sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

3. Bangun shalat malam, shalat lah disisinya. Maksudnya kita shalat dalam kamar dia dan dekat dengan ananda. Jika Kita sering melakukannya dan kita juga selalu beritahu dia bahwa kita sering doakan dia, dia akan merasakan satu  ikatan kasih sayang yang hakiki yang kita sangat sayang pada dia dan mau dia jadi anak yang sholeh. Dia akan tahu kita selalu shalat hajat untuknya.

4. Minta dikasihani. Ucapkan setiap saat bahwa kita ini sedang menunggu panggilan Allah. Jika dia tidak jadi anak sholeh bermakna dia tidak sayang kita dan tentunya kita akan merana di Alam Barzah nanti.

5. Peluklah anak selalu walaupun dia sudah besar, sebagaimana kita sayang dia saat kecilnya. Aura ciuman dan belaian Ibu sambil bisikkan padanya bahwa kita bangga mempunyai anak sepertinya.

6. Maafkan anak kita setiap waktu walaupun perbuatannya amat melukai hati kita. Muhasabah diri, mungkin kesalahan yang anak kita lakukan itu adalah karena dosa-dosa kita di masa lalu.

7. Yang paling penting jaga tutur kata kita, jangan sekali-kali ucapkan perkataan yang bisa melukai hatinya. Jika ini terjadi juga karena kita khilaf, cepat-cepat cari waktu yang sesuai untuk kita minta maaf padanya. Mengakulah padanya itu kelemahan kita, kita marah karena dia berbuat salah, bukan bermaksud membenci.

8. Amalkan membaca ayat 40 Surah Ibrahim supaya kita, anak kita dan keturunan kita termasuk dalam golongan orang-orang yang tetap mendirikan sholat.
(Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat,
Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku)

9. Selalu ingatkan anak bahwa tak guna ada pangkat, belajar tinggi, harta, hafal Quran sekalipun... jika tidak mempunyai akhlak yang mulia. Allah tidak melihat wajah yang cantik/ tampan tapi melihat hati yang cantik.

10. Saat mencuci beras niatkan... "Ya Allah...lembutkanlah hati anak-anakku, sebut nama anak kita... untuk paham agamanya..... (kenapa kita mau dia paham agama, karena anak yang tak paham agama akan bawa orangtuanya juga ke neraka).... seperti engkau lembutkan beras ini menjadi nasi ".
Cuci beras lawan arah jam (putar kekiri seperti orang thawaf ) sambil sholawat kepada Nabi Muhamad saw.
Hati jangan lalai saat melakukannya, dan ingat kepada Allah selalu, aamiin 3x YRA...

Sumber : Prof. Dr. Muhaya

HYPNO KAYA

Bagaimana salah satu cara orang terkaya di dunia menemukan sunah-Nya dengan cara berbeda :

1. Ilmu yang bermanfaat.
2. Anak yang sholeh.
3. Amal jariyah.

http://www.cerpen.co.id/post_140292.html

Miliarder Hong Kong "Li Ka-Shing" : Di Dunia Ini Ada "3 Jenis" Uang Misterius, Semakin Kamu Habiskan, Semakin Banyak Kamu Dapat!

Di dunia ini ada 3 jenis uang yang sangat misterius, semakin banyak kamu habiskan, semakin banyak kamu dapat!

Yuk lihat, sehebat apa 3 jenis uang itu?

Jenis Pertama: *Uang Untuk Investasi Diri*.

Uang untuk belajar dan mengembangkan diri harus dikeluarkan!

Kalau hari ini kamu membuang Bill Gates ke pedalaman Afrika, dan ditinggalin tanpa uang sepeser-pun, percayalah, dengan cepat, Bill Gates akan tetap kaya lagi.
Ini karena semua modal dia, sudah ditaruh di otaknya.

Jika otak miskin, hidup-pun akan miskin, dengan kata lain, mengeluarkan uang untuk otak sendiri, adalah investasi yang paling aman, kemana saja gak bakal kelaparan.

Meskipun kamu akan bilang, "buat makan sehari-hari aja gak cukup, banyak utang, mana ada uang untuk belajar lagi? Lagian, sudah belajar pun gak langsung kelihatan hasilnya!"

Orang semacam ini selamanya gak bakal menginvestasikan uangnya di otak sendiri.
Sebenarnya, jika kamu benar-benar miskin, otak adalah aset terbesar kamu untuk kembali bangkit.

Itu mengapa kamu harus benar-benar berinvestasi disini.

Kita melihat banyak orang yang berjuang hanya untuk memenuhi kebutuhan, seluruh hidup mereka dihabiskan untuk mengisi lubang hitam besar yang tidak akan pernah penuh. Hal ini karena mereka tidak mampu melangkah mundur dan melihat bahwa kesulitan hidup mereka sebenarnya karena ketidakmampuan mereka untuk belajar dan mencari terobosan untuk berkembang.

Orang yang pintar akan mengerti bagaimana belajar melalui pengalaman orang lain,
dan menghindari kesalahan yang sama.

Jadi, untuk belajar dan mengembangkan diri, harus rela menghabiskan uang, bahkan sampai meminjam uang sekalipun!

Karena dia pasti akan memiliki banyak jalan untuk mengembalikannya.

Jadi, jika kamu menghadapi kesulitan,
ingatlah, tidak ada kata terlambat untuk belajar.

Kapan saja bisa mulai!
Mungkin banyak yang bilang tidak punya uang,
sebenarnya, orang semacam ini pasti sudah tidak sedikit membuang uang secara sia-sia.

Kalo memang pengen berubah, tapi untuk biaya pendidikan saja pelit,
gimana ada kemampuan yang cukup untuk menghadapi kesulitan?

Orang yang bijak, harus memahami hal ini.

Jenis Kedua: *Uang Untuk Berbakti*.

Uang untuk berbakti pada orang tua harus dikeluarkan.

Mungkin banyak yang berpikir, buat diri sendiri saja sudah tidak cukup,
bahkan masih banyak utang, bagaimana bisa secara rutin memberikan uang pada orang tua?;
Ada juga yang bilang, di rumah tidak kekurangan uang, papa dan mama punya cukup uang,
tidak perlu memberikan uang pada orang tua!
Tidak peduli bagaimana keadaan ekonomi orang tua mu, uang untuk berbakti pada orang tua harus diberikan secara rutin.

Semiskin apapun, sebulan sekali harus menyisihkan uang untuk orang tua!

Semiskin apapun orang tua mu, dia tetap membesarkanmu.

Coba pikir, apakah karena banyaknya utang, gak cukup uang, lalu orang tua mu akan meninggalkan mu?
Semiskin apapun, mereka pasti tetap akan membesarkan mu, iya kan?

Jadi kalo sekarang kamu mengembalikannya, itu memang sebuah keharusan.

Bagaimana boleh, hanya ketika punya uang baru memberikan, dan saat tidak punya uang tidak memberikan?

Sebenarnya, mungkin kamu tidak tahu, berbakti pada orang tua itu ibarat sebuah "restu alami".

Relasi yang baik dengan orang tua akan meningkatkan kekuatan restu.

Seseorang kalau tidak memiliki restu, seumur hidup tidak akan lancar dalam mengerjakan apapun.

Berbakti pada orang tua, juga sekaligus untuk diri sendiri.

Jadi, jika dilihat dari sudut pandang lain, uang untuk berbakti bukan saja hanya untuk kebaikan orang tua,
tapi juga untuk diri sendiri!

Kalau tidak percaya, coba lihat orang sekitar kamu, lihat orang-orang yang sudah 24 kali ganti pekerjaan, apakah hidup mereka sudah berbakti?
Orang yang dari muda mengerjakan sesuatu sering gagal, hidup tidak lancar, relasi dengan orang tua pasti ada masalah.

*Menurut data yang ada, 500 pengusaha tersukses di dunia adalah orang-orang yang berbakti pada orang tua!*
Jadi ingat, semiskin apapun kamu, uang untuk berbakti tidak boleh dihemat!

Jenis Ketiga: *Uang Untuk Amal*

Asal ada uang lebih, donasikan lah itu. Di dunia ini, selamanya pasti ada orang yang lebih "kurang beruntung" dari kita. Karenanya, peliharalah kebiasaan beramal.

Jika kamu memiliki tanggungan, sisihkanlah 2% dari pendapatan-mu untuk didonasikan. Jika tidak ada tanggungan, berilah 5% dari pendapatan-mu untuk didonasikan.

Uang itu harus berputar, jangan membuat uang hanya berhenti diri mu sendiri, berikanlah pada orang yang pernah membantumu.

Jika kamu adalah bos, ingatlah bahwa keberhasilan hari ini merupakan buah dari kerja sama seluruh karyawan mu. Memberikan bonus pada mereka adalah hal yang seharusnya.

Dan amal terbesar adalah ketika kamu melakukan pekerjaan yang baik dengan rasa syukur. Amal besar lainnya adalah senyuman dan kesabaran mu terhadap orang yang menyakti mu.

Akhir kata, jika kamu merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman di sekitar mu. Ini juga merupakan bentuk amal loh!

by : Kakawin

HYPNOTHERAPY


Banyak orang seringkali mengeluh bahwa setelah bekerja dan berusaha dengan sangat keras, tetapi tetap saja rasanya rejeki yang rasanya layak dan diinginkan masih terasa jauh.

Ada sebuah pertanyaan penting yang cukup menggelitik...

Apakah seharusnya kita punya pikiran dan perasaan sukses dahulu baru kemudian segala kesuksesan yang kita inginkan itu datang, atau sebaliknya?

Tentu saja dengan berpikir dan merasakan perasaan kaya dan sukses dulu itulah yang kemudian mengundang kekayaan dan rejeki. Kenapa begitu?

Dengan kita bisa membayangkan, memikirkan, merasakan atas tujuan kita, kesuksesan itu sendiri, secara detail dan jelas, maka kita sudah punya sebuah modal.

Ya, modal dasar, yaitu arah dan tujuan yang jelas. Coba kita bayangkan, kalau kita melakukan sesuatu, atau pergi ke suatu tempat yang kita sama sekali tidak punya tujuan pasti, tentu saja kita tidak akan pernah sampai ditujuan kah? Wong tujuannya saja kita tidak punya.

*Pikiran Anda didesign untuk menjawab pertanyaan*

Pikiran kita diciptakan untuk memberikan jawaban. Apa pun yang Anda tanyakan akan dijawabnya. Apapun yang Anda perintahkan akan dijalankannya.

Banyak sekali orang yang tidak paham cara kerja pikiran manusia. Saya sering sekali mendengar orang-orang menanyakan pertanyaan yang salah, seperti :
“Mengapa saya selalu gagal?

"Mengapa gaji saya tidak pernah naik?

Mengapa anak saya nakal sekali?”

Jika Anda menanyakan pertanyaan tersebut maka jawaban berupa alasan akan bermunculan. Pikiran Anda akan menjawab pertanyaan Anda :

“Ya, saya gagal karena modal saya kecil.”,

“Gaji saya tidak pernah naik karena saya bukan lulusan luar negeri. Orang tua saya miskin sehingga tidak bisa menyekolahkan saya di tempat terbaik.”,

“Anak saya nakal karena saya tidak punya waktu untuk mendidiknya. Saya harus kerja mencari uang.”

Jika Anda terus-menerus melakukan hal ini maka hampir setiap saat Anda akan mengeluh dan meratapi nasib. Alhasil, nasib Anda akan semakin terseok-seok.

Uang semakin menjauhi Anda. Mengapa? Karena energi Anda adalah energi pengeluh yang negatif.

*Bagaimana cara mendapatkan uang banyak dengan cepat*

*Bagaimana cara memprogram pikiran sangat cepat dan mudah?*

Nantikan itu SEMUA dalam event HYPNOSIS FUNDAMENTAL

Rahasianya terletak pada pertanyaan apa yang Anda tanyakan kepada pikiran Anda dan program apa yang Anda tanamkan di pikiran bawah sadar Anda.

Cara pertama, tanyakanlah pertanyaan-pertanyaan seperti ini setiap kali Anda menemukan hambatan dalam hidup Anda maka pikiran Anda akan membuat Anda menjadi milyader dan sukses luar biasa :

*Bagaimana caranya supaya saya mendapatkan uang ratusan juta dengan cepat dan mudah?*

*Bagaimana caranya agar anak saya menuruti perkataan saya dalam satu kali perintah?*

*Bagaimana cara menaikkan gaji sepuluh kali lipat dengan mudah dan cepat?*

*Bagaimana caranya membuka usaha yang langsung ramai dan banyak keuntungan?*

*Bagaimana caranya omset usaha saya mencapai milyaran rupiah dengan mudah, cepat dan nikmat?*

Dan seterusnya....

Cara kedua, Anda program pikiran bawah sadar Anda dengan self-hypnosis.....

*(Jika Anda tidak tahu cara melakukan Self-hynosis saya sarankan untuk mengikuti workshop sertifikasi professional hypnotherapy)

Bagi Anda yang sudah belajar dan pernah mengikuti workshop sertifikasi professional hypnotherapy tentunya sudah mengetahui caranya melakukan self-hypnosis. Jadi setelah Anda memasuki kondisi hipnosis, programlah diri Anda dengan kata-kata di bawah ini.

Ingat! Kata-katanya harus tepat supaya tidak salah program :

*“Saya mengijinkan diri saya untuk kaya, sukses dan bahagia."*

*"Dan mulai sekarang saya putuskan untuk memiliki penghasilan Rp…. per bulannya."*

*"Saya membuka energi kekayaan, kesuksesan dan kebahagiaan saya karena saya pantas mendapatkannya."*

*"Saya membuka diri saya untuk berbagai peluang yang mengantarkan saya mencapai penghasilan Rp…. per bulannya."*

*"Saya terbuka akan segala ilmu pengetahuan baru yang bisa saya gunakan untuk mendapatkan Rp… per bulannya."*

*"Saya mau belajar dan meningkatkan diri saya untuk mendapatkan Rp … per bulannya."*

*"Saya melakukan ini untuk diri saya sendiri, keluarga dan orang-orang yang saya cintai.”*

Lakukanlah cara ini secara konsisten dan penuh komitmen. Penelitian psikologi menyatakan bahwa perubahan terjadi jika Anda melakukan sesuatu secara konsisten selama 21 hari berturut turut tidak ada jeda sekalipun.

Apa yang terjadi bila seseorang memiliki pola pikir dan pola perasaan sukses?

Orang yang memiliki pola pikiran dan pola perasaan sukses menjadi orang yang mampu selalu melihat peluang, serta mau untuk segera mengambil peluang tersebut, serta mampu dan berani untuk belajar dari kesalahan dan kegagalan yang dibuatnya secara positif.

Hasilnya? Tentu saja mudah dapat rejeki, karena dirinya sudah menjadi MAGNET untuk rejeki tersebut.

Bagaimanakah cara memiliki MAGNET bagi REJEKI, dengan memiliki pola pikir dan pola hati yang mampu menarik kesuksesan?

Banyak orang yang telah belajar dari berbagai training yang bagus, membaca banyak buku yang bagus, tetapi mengapa mereka belum juga merasa menghasilkan perubahan seperti yang diinginkan?

Jawabannya sederhana, semua yang telah diketahui tersebut adalah sebuah informasi di dalam pikiran kita, dimana masih membutuhkan sebuah proses untuk menjadikannya pola yang menyatu di dalam diri mereka.

Untuk mengubah semua informasi di pikiran kita menjadi sebuah pola, sebenarnya bukan hal yang sulit, hanya dibutuhkan sedikit disiplin dan kesadaran.

Maksudnya?

Pikiran kita merupakan sebuah sistem yang sangat kompleks. Sebuah model pikiran yang cukup sederhana yang dapat kita gunakan untuk menyederhanakan proses yang rumit adalah dengan membagi pikiran kita menjadi pikiran sadar dan pikiran bawah sadar.

Ketika kita mau ”mengundang” REJEKI untuk datang kepada kita, maka secara sadar (pikiran sadar) kita mulai memberi TANDA atau lambang rejeki itu sendiri.

Bagaimana caranya?

Untuk mencapai sebuah tujuan, kita membutuhkan sebuah tujuan dan target yang jelas dan detail. Kita bisa membayangkan dan merasakan, bahwa kita sudah memiliki tujuan kita, target kita, apapun yang kita definisikan sebagai kesuksesan (berupa sesuatu yang konkret, seperti rumah, mobil, sekolah, pasangan, anak, dll), yang semua ini dapat kita lakukan secara berkala.

Berarti kita sudah memiliki sebuah TUJUAN, sebuah target untuk dikejar, REJEKI yang akan datang pada kita. Lalu? Setelah itu, maka kita perlu mengaktifkan program MAGNET kita terus menerus.

Seperti apa?

hati-hati dengan pikiran kita, itu menjadi perkataan,

hati-hati dengan perkataan kita, itu menjadi perbuatan,

hati-hati dengan perbuatan kita, itu menjadi kebiasaan,

hati-hati dengan kebiasaan kita, itu menjadi karakter,

hati-hati dengan karakter kita, itu menjadi nasib...

Dalam sehari-hari, banyak hal-hal yang bagi kita positif maupun negatif terjadi pada diri kita. Apapun yang terjadi dengan diri kita, biasakan untuk berkata ”ini adalah REJEKI saya”, apapun yang terjadi.

Mengapa begitu?

Karena sebenarnya, ketika kita telah memprogram diri kita di pikiran bawah sadar, dengan sebuah tujuan, sebuah target, maka saat itu juga kita membutuhkan berbagai ”pelajaran” dari kehidupan. Nah, banyak pelajaran yang kita butuhkan seringkali belum kita miliki.

Bagaimana cara memiliki pelajaran tersebut?

Dengan belajar dari kehidupan. Apapun yang terjadi pada diri kita, pasti ada pelajaran, atau sering kita sebut sebagai HIKMAH. Semuanya tergantung bagaimana kita menyikapi apa yang terjadi pada kita.

Bila kita mampu mengambil hikmah dari kejadian yang terjadi pada diri kita, maka kebutuhan atas pelajaran untuk mencapai target atau tujuan kita, terpenuhi.

Jadi, apabila kita mampu berkata ”ini adalah REJEKI saya” untuk tiap kejadian (baik kita anggap positif atau negatif), maka pikiran bawah sadar kita mulai memproses pelajaran yang dapat kita serap (tidak akan terasa bagi kita, wong namanya juga pikiran bawah sadar).

Jadi, program ini mampu membentuk pola yang ada saat ini didalam hati dan pikiran kita, menjadi mampu mengundang kesuksesan seperti yang kita inginkan.

Sekali lagi, dengan terbentuknya pola hati dan pikiran kaya ini, maka seseorang menjadi sebuah MAGNET yang mampu menarik apapun yang diinginkannya.

Selamat menikmati REJEKI Anda setiap hari ya...

by Kakawin

HYPNO CHILDREN

Diawali dengan kisah dari negeri Timur Tengah, ketika seseorang bertanya kepada Seorang Nabi yang bijaksana tentang Bagaimana cara mengasuh kelima anak mereka yang sulit diatur dan nakal, kemudian sang nabi menjawab “

Wahai orang tua yang baik, MULAI SAAT INI ubahlah satu demi satu perilakumu menjadi lebih baik dan sekarang pulanglah, insya Allah anak – anakmu akan BERUBAH menjadi LEBIH BAIK.”

Dan ternyata dalam pandangan PSIKOLOGI MODERN ternyata 70% perilaku anak merupakan cerminan dari ORANGTUA. Berarti ketika kita menginginkan anak yang sholeh dan sholehah maka jadilah orang tua yang sholeh dan sholehah terlebih dahulu.

Anak bisa diibaratkan dengan metamorfosis dari kupu – kupu. Ketika masih kecil keras kepala, susah diatur, hiperaktif siapa tahu besarnya akan menjadi seorang pemimpin yang hebat, menjadi orang yang sukses bisa membantu yang lain, asalkan mereka didik dengan baik, diarahkan dengan benar.

Ada sebuah kisah dari Thomas Alfa Edison, dia hanya butuh waktu 3 bulan saja untuk di drop out- kan dari sekolah, dan lihat kini kita telah menikmati penemuan – penemuannya. Pasti ada yang salah di diri Thomas dimata sekolah hingga dia di DO, tapi tidak ada yang salah kalau dilihat dari sisi ibunya, Nancy Alliot.

Dia bukanlah seorang ilmuan atau psikolog, tapi seorang ibu rumah tangga dan konon single parent, tapi dengan PIKIRANNYA YANG POSITIF dia mampu mengarahkan anaknya hingga menjadi seorang penemu, dengan lebih dari 1000 hasil temuannya yang telah dipatenkan.

Nancy Alliot mendukung dan memotivasi anaknya. Ketika Dia tidak bisa menjawab apa yang ditanyakan Thomas, maka ia mengajak Thomas ke perpustakaan, menunggui Thomas hingga menemukan jawaban dari semua pertanyaan. Kalau pun Thomas tidak bisa menemukan jawaban dari buku maka Nancy pun membawa Thomas untuk bertemu dengan orang – orang yang ahli dalam bidangnya.

Dan kalau sang ahlipun tidak tahu jawabannya maka sang ibu pun berbicara “ THOMAS ANAKKU SAYANG, kita telah buktikan bahwa tak seorang pun bisa menjawab semua ini dan tak satupun pernah ditulis orang tentang hal ini. Thomas sayang, kamu tahu apa artinya? Ya..itu artinya kamulah yang diminta Tuhan untuk menemukannya bagi orang lain. Ayo nak! Kamu coba dan coba terus, Mommy yakin satu saat kamu pasti berhasil!” Kalimat yang keren, dari seorang ibu beranak keren pula..

by Kakawin

HYPNO 7 HABITS


Yuuk jalani hidup mulai dari 3 M:
MULAI dari diri sendiri, MULAI dari hal terkecil, MULAI dari saat ini (sejak dini)

1.  Proaktif (Berpikir Positif)
Dalam seminggu sekali saya selalu laporan kekantor pusat, harus menghadapi  pimpinan saya untuk melaporkan segala sesuatunya mengenai pekerjaan (baik itu laporan keuangan, laporan pekerjaan, Laporan Progress Pekerjaan, dll). kebetulan saya bekerja di perusahaan kontraktor  sebagai adminstrasi keuangan. ketika saya akan Laporan Mingguan, awalnya saya selalu merasa takut, karena pimpinan saya sudah terkenal galaknya sering marah – marah, sekalipun ada keselahan sedikit. Akan tetapi lama kelamaan saya berpikir, “saya tidak boleh takut, karena mau tidak mau seminggu sekali saya akan menghadapinya, dan saya tidak ingin rasa takut itu selalu timbul dalam pikiran saya”. Kemudian saya berpikir bahwa saya bisa melakukannya dan menghadapinya dengan kuat sekalipun dimarahin, saya harus enjoy menjalani pekerjaan itu karena itu sudah menjadi tanggung jawab saya. akhirnya saya selalu berpikir positif bahwa pada saat Laporan ke kantor pusat semuanya akan berjalan dengan lancar, meyakini bahwa saya bisa membuktikan bekerja dengan baik kepada pimpinan saya, pimpinan sayapun tidak akan marah-marah, bahkan dia akan tersenyum ketika saya laporan. Alhasil ketika pikiran itu saya setting, hasilnya pun memang benar baik. Sehingga sampai saat ini saya selalu berpikir positif ketika akan laporan kekantor pusat.

Manfaatnya Berpikir Positif menurutku, semua beban pikiran menjadi ringan dan tambah tenang, tidak ada ketakutan apapun dan semuanya menjadi terasa lebih mudah untuk melakukan segala sesuatu dengan senang hati juga semuanya terasa baik.

Sehingga dari kejadian itu, untuk kedepannya saya akan lebih selalu berpikir positip apapun yang akan saya hadapi, apapun yang akan saya lakukan, dan apapun yang akan saya dapatkan hasilnya berfikir bahwa semuanya akan baik – baik saja, Yakin, dan saya pasti bisa.

2.  Begin Of The End
(Mulai dengan akhir dalam pikiran)
Banyak hal yang saya inginkan yang harus saya perjuangkan sampai sekarang, akan tetapi ada satu hal yang benar – benar saya inginkan dari dulu sampai sekarang dan selalu terbayangkan yaitu saya ingin memiliki rumah sendiri yang permanen di daerah suatu perumahan kota Cianjur, rumah tingkat yang sederhana yang menghadap ke alam pesawahan/pegunungan/perkebunan, tidak usah mewah, cukup dengan 3 Kamar Tidur + Kamar mandi, Ruang Tamu, Dapur, Ruang Keluarga, Ruang Makan, Halaman Luas untuk menanam tanaman dan bunga – bunga, juga ada Pohon – pohonnya, Kolam Renang mini dan kolam Ikan Mini, kemudian cat rumahnya berwarna soft (co; abu – abu, ungu muda, hijau muda, dll) dengan design rumah yang minimalis, kemudian lengkap dengan Perlengkapan dan peralatan isi rumah yang di design minimalis juga. Betapa senangnya apabila semua itu terwujud (“aminnnnnnnn.. moga semua itu terwujud ya allah”^_^) dari dulu rumah itu sangat saya inginkan, apalagi hal itu untuk membuat kedua orang tuaku senang dan bangga, dan hal itu akan aku persembahkan nantinya kepada orang tuaku. Kemudian untuk mencapai hal itu saya harus terus berusaha dengan diiringi doa, sedikit-demi sedikit dari kemampuan saya yang hasilnya mendapat gaji setiap bulan, pastinya ketika saya nanti sudah gelar sarjana, saya pasti mendapat kenaikan gaji/pendapatan yang lebih besar, kemudian saya akan membeli rumah dengan menabung/mengumpulkan uang, atau bahkan membeli rumah dengan kredit terlebih dahulu atau bahkan jika memang ada rezeki besar membeli rumah cash/ langsung. Dan hal itu saya inginkan bisa terjadi minimal tahun 2017, di tahun ini saya harus sudah punya rumah.(aminnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn). Sudah terbayangkan betapa senangnya, nantinya saya dan keluargaku akan tinggal dirumah itu, kemudian setiap 2 Minggu sekali saya akan pulang ke Rumah idamanku dengan rasa senang.

Manfaatnya dengan hal ini, saya menjadi lebih termotivasi untuk mencapai target ini dan berusaha keras sampai mendapatkannya, juga ada hal yang saya targetnya untuk rencana kedepannya.

Jadi untuk kedepannya saya harus punya goal – goal / rencana-rencana yang lebih banyak yang harus saya targetkan, inginkan, cita – citakan dan hasilkan secara spesifik, kemudian harus direalisasikan sehingga dari waktu ke waktu ada hasil yang bisa saya capai, karena segala sesuatunya pasti akan terjadi jika kita bisa meyakininya dan merealisasikannya. (pasti bisa!!!!!).

3.  Prioritas (Dahulukan Yang Utama)
Setip akhir bulan saya mendapat gaji senilai Rp. 2.000.000,-  banyak sekali hal yang saya inginkan yang belum terpenuhi, sementara kebutuhan hidup sehari-haripun sangat banyak. Misalnya list kebutuhan saya :

Kebutuhan Bulan Desember
bayar Angsuran Motor                           
Rp, 750.000,
-bayar Kuliah                                                 Rp. 450.000,
-biaya hidup makan & Transport         
Rp. 600.000,
-membeli pulsa                                             Rp. 100.000
ngasih ke Orang tua                                  
Rp. 300.000,-
Total Rp. 2.200.000,-

Keinginan – Keinginan
beli baju kantor barubeli sepatu beli tas
Kemudian dari list tersebut saya harus memprioritaskan mana yang lebih penting dari semuanya, biasanya saya selalu mengutamakan kewajiban – kewajiban yang harus saya bayar, seperti bayar angsuran motor, bayar kuliah, ngasih ke orang tua, untuk pulsa saya kurangi 50rb, dan biaya hidup makan dan transport akan saya coba di perhemat lagi. Sehingga semuanya cukup, dan untuk keinginan – keinganan saya, bisa saya tunda dulu, dengan harapan saya dapat rezeki lagi dari bonus – bonus lainnya. Hal ini sudah sering saya lakukan setiap bulannya, walaupun semuanya pas – pasan tetapi saya memiliki kepuasan tersendiri dan ketenangan, karena tidak mempunyai hutang apa – apa. Saya selalu berfikir “yang penting hutang/kewajiban dahulu yang harus dipenuhi, biar merasa tenang”, dan semua uangku menjadi teratur dengan sesuai, tidak terhambur – hambur denga sia – sia.

Manfaatnya Mendahulukan Yang Utama menurutku, segala sesuatunya menjadi teratur dan tertata, tidak Cuma – Cuma dan sangat bermanfaat.

Dan untuk kedapannya saya ingin bisa lebih selalu memprioritaskan hal-hal penting, supaya semuanya tidak Cuma – Cuma, karena terkadang saya selalu tergoda apabila datang ke pusat perbelanjaan melihat sesuatu yang saya suka, saya suka membelinya, padahal misalnya benda itu tidak terlalu saya butuhkan.

4. Berpikir Menang – Menang
Saya tidak bisa mengerjakan soal latihan Akuntansi kemudian saya belajar dengan teman saya yang lebih pandai, setelah saya belajar padanya dan dia mengajarkanku, saya mendapat hasilnya dengan baik yaitu saya menjadi bisa menjawab soal – soal latihan dengan paham, kemudian teman saya menjadi lebih pandai lagi karena dia mengajarkan saya, secara tidak langsung diapun ikut berlatih belajar, sehingga tambah pintar.

Untuk kedepannya saya harus berpikir menang – menang karena hal itu menyenangkan, tidak ada pihak yang dirugikan.

Manfaatnya habit ini, kita bisa saling mendapat keunutungan, saling bekerja sama, saling menolong, saling berbagi.
 

5.  Berusaha Mengerti, baru dimengerti
ketika sahabat saya ingin curhat, tentunya saya akan bersedia mendengarkan keluh kesah yang dialami sahabatku itu, dia sering curhat tentang masalah kehidupan pribadinya, baik tentang kelurganya, Pacarnya, Pekerjaannya, ataupun yang lainnya. Begitu juga sebaliknya dengan saya. Saya sering curhat dengannya karena saya sudah nyaman dan percaya padanya, apapun yang saya ceritakan dia pasti bisa menjaga rahasianya dan mendengarkannya dengan baik. Jadi kami sering saling curhat. Hal ini terjadi awalnya karena saya bisa mengerti, mendengarkan dan merespon cerita dia dengan baik secara empaty,  ketika saya beceritapun, sahabat saya akan merespon dengan baik, bahkan memberi solusi. Karena saya bisa  terlebih dahulu bisa mengerti dia kemudian hasilnya baru dimengerti.

Manfaatnya melakukan Habit yang kelima ini, saya bisa mendapat sahabat yang bisa di ajak sharing baik susah maupun senang juga memberikan solusi ketika ada masalah, kemudian kita bisa saling menghargai apa yang di ceritakan satu sama lain, berusaha mengerti apa yang dirasakan saat itu dan hal itu menambah keakraban bagi saya dan sahabat saya.

Jadi menurutku, untuk kedepanya saya harus berusaha mengerti orang lain, baru dimengerti, karena terkadang jika di ruang kelas ada teman yang sedang presentasi, kadang saya sibuk dengan tugas presentasi milik saya sendiri, padahal klo nantinya ke depan terus tidak didengarkan, mungkin rasanya tidak akan nyaman. Jadi nantinya apabila saya ingin di perhatikan saya akan berusaha memperhatikan orang lain terlebih dahulu, supaya sayapun saya di perhatikan ketika berbicara didepan.

6.  Wujudkan Sinergi
saya bekerja dalam team di suatu perusahaan yang memiliki tujuan untuk memberikan kontribusi yang baik kepada perusahaan. Sehingga saya dan karyawan lainnya mewujudkan sinergi, kami saling bekerja sama, membantu, dan saling mencari solusi ketika ada masalah untuk memberikan kontribusi yang terbaik bagi perusahaan, contohnya; saya dan karyawan lainnya disiplin dalam bekerja, datang dan pulank kerja tapat pada waktunya, melakukan pekerjaan dengan baik sampai selesai dan mencapai target pekerjaan tepat pada waktunya. Dan apabila targetnya tidak tercapai, akan lebih dikoreksi lagi.

Manfaatnya mewujudkan Sinergi, saya menjadi lebih ringan bebannya, karena semuanya dikerjakan bersama – sama.

Untuk kedepannya saya akan lebih mewujudkan Sinergi, supaya semuanya cepat selesai dan pekerjaan terasa ringan, Juga untuk hal lainnya .

7.  Mengasah Gergaji
Dari ke enam habit yang saya lakukan di atas, tentunya ada habit yang perlu di asah lagi agar kebiasan – kebiasaan positifnya menjadi lebih baik, yaitu Mengasah gergaji:

Mengasah Gergaji dimensi Fisik :
Dari dulu saya tidak suka olah raga, apalagi olah raga harus berlari sampai berkilo-kilometer, hanya dua olah raga yang sukai yaitu olah raga Bad Minton dan berenang, itupun jarang dilakukan karena malas dan dianggap melelahkan. Tetapi sekarang – sekarang saya sudah bekerja dan banyak aktivitas dengan kesibukan – kesibukan lainnya dari kerja sampai kuliah, baru terasa saya sering sakit badan, pegal – pegal, keram dan lainnya. Hal ini di akibatkan kurang olah raga.

Jadi untuk kedepannya setelah belajar 7 habit, saya harus banyak meluangkan waktu untuk berlatih dengan olah raga, walaupun hanya 30 menit, supaya badan terasa fit dan tidak mudah sakit. Awalnya mungkin akan terasa berat, tetapi hal ini perlu dilatih supaya  terbiasa membuat gaya hidup sehat.

Manfaatnya bagi saya, saya jadi tahu apa yang harus saya lakukan dari kebiasaan buruk saya, saya jadi tahu bahwa saya harus sering berlatih.

Mengasah Gergaji Dimensi Mental
Ketika saya mendapat kesulitan memahami satu mata kuliah yaitu Akuntansi, saya melatih diri saya dengan membaca, dan sering berlatih soal-sola akuntansi supaya mental saya ikut berkembang dan terlatih.

Untuk kedepannya saya ingin dibiasakan gemar membaca dan berlatih soal – soal, kemudian membaca terlebih dahulu sebelum diajarkan materinya oleh dosen, supaya lebih paham.

Manfaatnya, otak saya menjadi terlatih berpikir, terasah dan rajin membaca, kemudian nantinya saya bisa paham semua mata kuliah.

Mengasah gergaji Dimensi Spritual
Dalam diri saya, saya harus memberikan komitmen baik kepada saya, bahwa saya harus selalu melakukan yang terbaik, menghasilkan hal terbaik dan mendapatkan hal yang terbaik. Hal ini dilakukan dengan melatih diri sendiri untuk melakukan kebiasaan – kebiasaan yang baik, berkomitmen untuk selalu disiplin, tepat waktu, dam tepat guna.

Sehingga manfaatnya pun akan mendapat hal terbaik.

Mengasah gergaji Dimensi Sosial/Emosional
Membiasakan melakukan kebiasaan – kebiasaan yang positif yang mempengaruhi lingkungan sosial, misalnnya dari kebiasaan membuang sampah sembarangan menjadi sadar membuang sampah pada tempatnya, karena kita tahu bahwa hal itu akan menyebabkan bencana alam banjir, lingkungan kotor, suasana tidak nyaman, dll. Jika kita memulainya dari diri sendiri maka orang lain pun akan ikut melakukannya

by. Kakawin