Rabu, 25 Maret 2015
Sabtu, 14 Maret 2015
5 Sifat Istri yang Paling Disukai Suami
Sahabat Ummi, apa sih yang paling disukai suami dari istrinya? Banyak yang mengira bahwa yang disukai seorang pria dari wanita adalah fisiknya, entah itu bagian-bagian tubuh tertentu, kecantikan wajah, kemolekan tubuh, tapi ternyata tidak selamanya demikian.
Berikut ini 5 hal yang biasanya disukai suami dari istrinya:
1. Percaya Diri
Sahabat Ummi yang masih merasa tidak percaya diri, wajib hati-hati! Karena ternyata suami menyukai wanita yang percaya diri, bahkan meski dengan penampilan yang bagaimana pun.
Anggaplah Sahabat Ummi menggemuk sejak melahirkan, namun jika memiliki rasa percaya diri dan tidak terus mengeluh mengenai lemak di perut, atau di tangan, maka suami justru akan menyukainya.
Istri yang tidak pede, misalnya hanya karena jerawat tumbuh, atau belum punya kendaraan pribadi, atau karena rumah masih terlalu kecil, lalu terus-menerus mengeluh, tentu hanya akan membebani suami dan tentu saja membuat suami tidak nyaman.
Maka, Sahabat Ummi yang masih belum memiliki sifat percaya diri, ayo tumbuhkanlah sifat ini, sesungguhnya percaya diri bukanlah tergantung pada penampilan fisik, atau banyaknya harta, rasa percaya diri merupakan sifat yang tumbuh dari rasa syukur dengan apa yang dimiliki.
2. Perhatian
Meski terlihat cuek, suami sebenarnya menyukai istri yang perhatian. Ada kalanya seorang istri sebenarnya cantik, tetapi ia menjadi tidak menarik karena tidak perhatian terhadap suaminya. Suami pulang kerja dalam keadaan lelah dibiarkan saja. Suami sedang menghadapi masalah, diabaikan begitu saja.
Maka, jadilah istri yang perhatian pada suami! Memperhatikan kebutuhan-kebutuhan suami, sehingga suami akan lebih mencintai kita.
3. Cerdas
Istri yang cerdas, bisa nyambung dengan pembicaraan apapun dari suaminya tentu membuat senang hati suami, karena ada tempat untuk bertukar pikiran, Oleh karena itu, para istri dianjurkan untuk memperluas wawasan setiap hari, agar menjadi istri dan ibu yang cerdas.
Kalau istri malas mengupgrade wawasan, bisa-bisa suamiakan kepincut dengan wanita lain di luar sana yang jauh lebih enak diajak ngobrol dan berbincang dengannya. Jangan sampai yaa...
4. Feminin
Istri yang bersifat feminin di rumah, biasanya lebih disukai suami. Maka, belajar bersolek, mengganti daster dengan pakaian yang lebih modis di depan suami sepertinya merupakan jurus yang dapat memikat hatinya.
Kita boleh saja menjadi tomboy di luar rumah, cuek tidak berdandan, tapi di dalam rumah, perlu sekali merawat tubuh, mempercantik wajah dan rambut.
5. Mampu Memahami Kondisi Suami
Memahami kondisi suami dan mampu berlapang dada merupakan salah satu sifat yang disukai seorang suami dari istrinya. Sayangnya, kebanyakan istri tidak demikian, selalu menuntut suami memberi lebih, melakukan lebih, hasilnya... suami merasa tak nyaman dan terbebani.
Oleh karena itu, para istri disarankan untuk bisa memahami dan mendukung suami apapun kondisinya, meski demikian, istri juga berhak menuntut segala haknya sehingga suami tidak berleha-leha mentang-mentang memiliki istri shalihah yang qonaah.
Lomba Ujub di Sosial Media?
Malam hari menjelang tidur, saat anak-anak sudah tidur terlebih dulu, aku dan suami masih suka berdiskusi bermacam hal, dari yang ringan sampai yang berat. Diskusi ini tentu saja aktifitas kami yang disambi, sambil bermain handphone ataupun menonton televisi.
Saat itu, aku sedang melihat-lihat handphone yang saat ini fitur untuk social medianya bertambah banyak. Sedangkan suamiku serius menyimak berita di televisi.
“Bi, si y tadi upload foto, mobilnya grand max deh kayanya, warna hitam. Keren ya.”, Seakan banyak sekali yang ingin aku laporkan perihal update social media yang dilakukan teman-temanku.
“Ga tau deh,” Jawab suamiku singkat.
“Orang-orang rajin ngupdate ya Bi, jalan-jalan ke mall, makan, mobil baru, update terus. Aku mah kadang suka males, ngupdate malah isinya jualan, atau share aja update orang.”
“Ah... ngapain.”
“Iya, lagian kita juga jarang-jarang ngemall. Ha..ha… Entar lah, in sya Allah kalo main ke mall kita foto-foto deh,” Sahutku ringan.
“Pamer tuh, ujub. Ngapain juga.”
Dug, kalimat yang singkat yang berhasil membuatku memalingkan wajah dari layar handphone.
“Lah, kok ujub sih Bi? Kenapa ujub? Kan Cuma infoin doang, lagi di lokasi ini lho, kuliner ini, kali aja bisa jadi referensi buat orang lain yang belum pernah.”, Jawabku.
“Ya iyalah… coba deh, kalo kita upload foto, pasti kita pengen dilihat orang kan, terus supaya orang berfikir wuih… keren nih, jalan-jalan ke sini, makan di sini, restoran mahal, macem-macem. Berasa paling wah gitu.”
“Ah, ga juga ah... Abi aja suudzon.”
“Ya, Allahu A’lam ya, tapi pasti ada perasaan gitu deh. Dan ujub itu ga boleh, ga akan masuk surga, jika masih ada ujub, walau setitik.”
“Ih, Na’udzubillah Min Dzaalik. Tapi kayanya posting aku ga pernah neko-neko deh Bi, he..he.. gak ah, in sya Allah ga ujub.”
“Makanya, amannya pasif ajalah, share yang ada ilmunya aja, biar aman.”
Malam itu mungkin aku disadarkan mengenai sesuatu yang dekat dengan kita, yang bermata dua, bisa mengundang manfaat atau mudharat. Sesuatu itu bernama sosial media atau bisa kita kenal dengan sosmed. Ternyata ia bisa menjadi manfaat, baik untuk diri kita ataupun orang lain, pun bisa menjadi mudharat, baik untuk diri kita ataupun orang lain.
Sosmed akan menjadi manfaat untuk diri kita jika kita hanya meng-update informasi yang bermanfaat, dan juga hanya mem-follow hal-hal yang bermanfaat. Sebaliknya sosmed akan menjadi bumerang untuk diri kita apabila kita meng-update hal-hal seperti Susana hati yang gundah, dan juga karena memfollow teman yang suka ‘nyampah’ atau berkomentar kasar terhadap sesuatu.
Dan, tak lupa, kebersihan hati nampaknya mutlak dibutuhkan apabila kita aktif bersosmed. Jangan sampai, karena ingin memberitakan suatu hal, kemudian terselip ujub, walau setitik, yang mungkin tidak kita sadari sewaktu kita bersosmed.
Gunakan sosmed dengan bijak, karena kita hanya menginginkan sosmed menjadi ladang kebaikan yang kita garap.
Menjaga Kehalusan Kulit Muka
"Cantik betul perempuan itu ya, Pak, mukanya halus seperti marmer!" "Yah, kalau aku yang mengagumi nanti Ibu bilang mata keranjang, mata jalang." "Bukan begitu, Pak, aku ingin deh punya muka sehalus itu, apa rahasianya ya?" "Bilang saja ingin beli krim muka, Bu." "Yah, Bapak, kalau mukaku halus siapa yang senang coba?" "Kalau krimnya manjur sih tidak apa-apa, di meja rias Ibu saja botol krim bertumpuk seperti mau jualan." Percakapan seperti ini kadang-kadang terdengar di mall. Sebetulnya tidak hanya perempuan yang terobsesi dengan kehalusan kulit mukanya, kaum pria juga khawatir bila mukanya berjerawat atau cepat keriput. Muka yang halus dan bersih sedap dipandang dan enak dilihat. Oleh karena itu, para pembuat krim muka menghasilkan banyak uang, biar pun produknya tidak bergaransi betul-betul dapat melicinkan muka, bukan hanya kantong. Bagaimana menjaga kehalusan muka Anda tanpa banyak mengeluarkan uang?
Bersihkan setiap hari
Pertama-tama tentu saja membersihkan kulit muka setiap hari. Jangan memakai sabun biasa karena mungkin mengandung zat kimia yang keras. Pakailah sabun bayi dan sabun lunak lainnya. Jangan malas membersihkan muka sehabis keluar rumah, karena debu menyebabkan tersumbatnya pori-pori sehingga menimbulkan jerawat. Sekarang dijual banyak macam sikat halus untuk muka yang dijalankan dengan baterai atau listrik. Anda dapat menaruh air panas di panci dan menutup kepala dengan handuk sehingga uap mengenai muka Anda dan pori-pori agak membesar untuk memudahkan dibersihkan. Sesudah itu sikatlah muka Anda perlahan-lahan. Bila tidak mempunyai sikat semacam itu pakailah krim pembersih yang memakai butiran-butiran halus. Atau pakailah gula kasar dicampur minyak sedikit, gosok-gosokkan ke kulit muka sebentar untuk "mengamplas" kotoran dan kulit lama.
Masker
Membantu membersihkan muka dan mengencangkan kulit. Pakailah masker seminggu sekali yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti telur, alpukat, ketimun, dan buah-buah lainnya. Sebelum memakai masker jangan lupa membersihkan kulit muka lebih dulu. Untuk masker telur seperti ditunjukkan dalam video di atas, pisahkan putih dari kuning telur, masing-masing di sebuah mangkok. Kocoklah putih telur dengan garpu sampai berbusa. Oleskan secukupnya ke muka Anda dan biarkan kering. Bila Anda tidak bisa tersenyum, berarti masker sudah kering. Bersihkan dengan air hangat. Kemudian pakailah sedikit kuning telur untuk masker pelembab. Lakukan kembali tes senyum untuk mengetahui apakah masker sudah kering. Bersihkan lagi dengan air hangat. Pakailah sedikit krim muka dan gosokkan es untuk menyegarkan kulit.
Makanan
Banyak makan buah dan sayur membuat kulit muka lebih bersih dan segar. Buah-buah berry, anggur, dan sayur-sayuran hijau mengandung vitamin-vitamin yang membantu sel-sel tubuh untuk tetap sehat. Minum jus buah dan jus sayur menolong untuk memasup lebih banyak makanan sehat ini.
Air
Minum banyak air supaya kulit segar dan juga tubuh sehat. Dehidrasi dapat mendatangkan penyakit yang tidak boleh disepelekan. Di udara panas, dehidrasi dapat berakibat fatal, terutama bila sedang bermain olah raga atau bekerja. Pakailah juga air untuk menyiram muka dan badan di udara panas untuk membiarkan kulit menyerap air.
Pelindung
Untuk melindungi kulit muka dari sinar matahari yang terik, pakailah topi atau payung. Terlalu banyak terkena sinar matahari bukan saja menimbulkan bercak-bercak pada kulit, tetapi juga menyebabkan keriput serta kanker kulit. Kulit orang Asia lebih halus dibanding kulit orang Barat karena genetik tekstur kulit kelembaban udara, dan cara makan. Kebiasaan orang Asia makan gorengan menyebabkan kulit berminyak. Keuntungannya kulit lebih supel, kerugiannya dapat menimbulkan jerawat.
Hindari stres
Stres adalah musuh nomor satu yang menyebabkan muka cepat keriput. Wajah orang yang capai atau sedih kelihatan lebih tua daripada orang yang tersenyum atau ceria. Sebisa mungkin hindari stres dengan pekerjaan jasmani dan olah raga.
Lemak vs Botox
Banyak selebriti sekarang memakai botox untuk melicinkan muka namun hasilnya kadang-kadang mengecewakan. Kita lihat contohnya beberapa bintang film Hollywood yang mukanya kelihatan aneh gara-gara ingin menyembunyikan umur. Sebaliknya lemak yang wajar jumlahnya membuat wajah kelihatan segar daripada tulang yang terbalut kulit.
Batalkah Wudhu Jika Menyentuh Istri? (1)
ADA begitu banyak pendapat di antara ulama soal suami-istri. Misalnya saja soal wudhu. Apakah batal wudhu seorang suami ketika menyentuh istrinya, dan atau sebaliknya?
Para ulama fikih berselisih pendapat tentang masalah ini, ada berbagai pendapat yang cukup banyak. (Lihat al-Majmu’ 2:34 Imam Nawawi). Di sini kami akan sebutkan tiga pendapat saja:
Pendapat Pertama: Menyentuh wanita membatalkan wudhu secara mutlak baik dengan syahwat atau tidak, tetapi kalau ada pembatasnya seperti kain, maka tidak membatalkan wudhu. Pendapat ini populer dalam madzhab Syafi’i. Pendapat berlandaskan dengan berbagai argumen, yang paling masyhur dan kuat adalah firman Allah dalam surat An-Nisa’: 43.
أَوْ لاَمَسْتُم النِّسَآءَ
“Atau kamu telah berjima’ dengan istri.” (QS. An-Nisa’: 43).
Mereka mengartikan kata لاَمَسْتُمُ dalam ayat tersebut dengan menyentuh. (Lihat al-Umm 1:30 oleh Imam Syafi’i dan al-Majmu’ 2:35 oleh Imam Nawawi).
Pendapat Kedua: Menyentuh wanita tidak membatalkan wudhu secara mutlak baik dengan syahwat maupun tidak berdasarkan beberapa dalil berikut:
Dalil Pertama:
Ketika seseorang berwudhu, maka hukum wudhunya itu hukum asalnya suci dan tidak batal sehingga ada dalil yang mengeluarkan dari hukum asalnya. Dalam hal ini, pembatal itu tidak ada, padahal kita ketahui bersama bahwa menyentuh isteri adalah suatu hal yang amat sering terjadi. Seandainya itu membatalkan wudhu, tentu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan menjelaskan kepada umatnya dan masyhur di kalangan sahabat, tetapi tidak ada seorang pun dari kalangan sahabat yang berwudhu hanya karena sekedar menyentuh istrinya. (Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyyah 21:235).
Dalil Kedua:
Dari Aisyah d bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mencium sebagian istrinya kemudian keluar menuju shalat dan tidak berwudhu lagi. Saya (Urwah) berkata: Tidaklah dia kecuali Anda kan? Lalu Aisyah tertawa. (Shahih. Riwayat Tirmidzi: 86, Abu Dawud: 178, Nasa’i: 170, Ibnu Majah: 502 dan dishahihkan al-Albani dalam al-Misykah: 323. Lihat pembelaan hadis ini secara luas dalam at-Tamhid 8:504 Ibnu Abdil Barr dan Syarh Tirmidzi 1:135-138 Syaikh Ahmad Syakir).
Hadis ini menunjukkan bahwa menyentuh istri tidaklah membatalkan wudhu sekalipun dengan syahwat. Demikian ditegaskan oleh Syaikh al-Allamah as-Sindi dalam Hasyiyah Sunan Nasa’i 1:104.
Dalil Ketiga:
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: Saya pernah tidur di depan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kedua kakiku berada di arah kiblatnya. Apabila beliau sujud, maka beliau menyentuhku lalu saya pun mengangkat kedua kakiku, dan bila beliau berdiri, maka aku membentangkan kedua kakiku seperti semula. (Aisyah) berkata: “Rumah-rumah saat itu masih belum punya lampu”. (HR. Bukhari: 382 dan Muslim: 512).
Hadis ini menunjukkan bahwa menyentuh istri tidaklah membatalkan wudhu. Adapun takwil al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari 1:638 bahwa kejadian di atas bisa jadi karena ada pembatasnya (kain) atau kekhususan bagi Nabi, maka takwil ini sangat jauh sekali dari kebenaran, menyelesihi dhahir hadis dan takalluf (menyusahkan diri). (Periksa Nailul Authar asy-Syaukani 1:187, Subulus Salam as-Shan’ani 1:136, Tuhfatul Ahwadzi al-Mubarakfuri 1:239, Syarh Tirmidzi Ahmad Syakir 1:142).
Dalil Keempat:
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “Pada suatu malam saya pernah kehilangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari tempat tidur maka saya mencarinya lalu tanganku mengenai pada kedua punggung kakinya yang tegak, beliau shalat di masjid seraya berdoa: “Ya Allah saya berlindung dengan ridha-Mu dari kemurkaan-Mu…”. (HR. Muslim: 486).
Hadis ini menunjukkan bahwa istri menyentuh suami tidaklah membatalkan wudhu. Adapun penjelasan Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim 4:152 bahwa kejadian tersebut bisa jadi karena ada pembatas kainnya, maka menyelisihi dhahir hadis. (Lihat at-Tamhid 8:501 Ibnu Abdil Barr dan Tafsir al-Qurthubi 5:146).
Dalil Kelima:
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “Pernah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat sedangkan saya tidur terbentang di depannya layaknya jenazah sehingga apabila beliau ingin melakukan witir, maka beliau menyentuhku dengan kakinya”.
(HR. Nasai 1/102/167. Imam Za’ilai berkata: “Sanadnya shahih menurut syarat shahih dan dishahihkan Imam Nawawi dalam al-Majmu’ 2:35).
Hadis ini menunjukkan bahwa menyentuh wanita tidaklah membatalkan wudhu dengan kaki atau anggota badan lainnya. Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata dalam at-Talkhis hal. 48: “Sanadnya shahih, hadis ini dijadikan dalil bahwa makna “Laamastum” dalam ayat adalah jima’ (berhubungan) karena Nabi menyentuh Aisyah dalam shalat lalu beliau tetap melanjutkan (tanpa wudhu lagi -pent)”. [Sumber: konsultasisyariah]
Tips Menjadi Menantu Idaman
Setiap orang tentunya ingin menjadi idaman bagi mertua, namun sering kali untuk mewujudkannya tidaklah mudah. Mungkin Anda dapat menyesuaikan diri dengan perbedaan yang ada di dalam hubungan pernikahan Anda, namun sangatlah sulit untuk Anda menyesuaikan diri terhadap perbedaan yang ada antara Anda dan mertua.
Dalam budaya kita, ketika kita menikah dengan seseorang baik pria ataupun wanita secara tidak langsung berarti kita juga menikah dengan keluarga terutama orang tua mereka artinya kita tidak hanya menerima pasangan kita sebagai pendamping hidup tetapi kita juga harus dapat menerima keluarga mereka apa adanya. Dalam hal ini ada beberapa tantangan yang dihadapi bagi seorang menantu untuk menjaga serta menjalin hubungan yang akrab dengan mertunya. Ini adalah tips untuk menjadikan diri Anda sebagai seorang menantu idaman:
1. Berpikir positif
Memiliki pikiran positif terhadap mertua merupakan salah satu tantangan yang sering kali muncul di benak seorang menantu. Sering kali kita merasa resah ketika melakukan sesuatu yang belum tentu disukai bagi mertua, dan akan muncul pertanyaan dalam benak kita "Apakah mertuaku akan suka akan hal ini atau sebaliknya?" Sebagai seorang menantu, yang secara langsung telah menjadi anak bagi mertua, kita harus selalu berpikiran positif terhadap mertua, jangan takut untuk melakukan sesuatu bagi mertua atau keluarga pasangan Anda. Percayalah pikiran positif akan membawa dampak positif bagi hubungan Anda, mertua dan keluarga.
2. Menghormati
Sebagai seorang menantu, Anda harus menghormati mertua Anda seperti Anda menghormati orang tua Anda sendiri. Buat mertua Anda merasa dihargai, misalnya dengan cara menghargai privasi mereka dan mau mendengarkan setiap nasehat yang diberikan. Terkadang ketika kita telah berumah tangga, mertua tetap selalu ingin yang terbaik bagi anaknya walaupun belum tentu sependapat dengan pendapat Anda. Sebaiknya dalam hal ini, Anda perlu untuk melatih diri untuk bisa menerima setiap nasihat mertua. Ketahuilah setiap pendapat orang tua maupun mertua adalah yang terbaik untuk anak-anaknya.
3. Menjadi peka
Sebagai seorang menantu Anda perlu menjadi peka terhadap mertua Anda. Anda harus mengamati kebiasaan-kebiasaan apa saja yang disukai dan tidak disukai mertua Anda, misalnya dalam hal selera makanan, selera pakaian, atau kebiasaan sehari-hari lainnya. Pekalah terhadap semua itu, maka mertua Anda akan selalu mengingat dan merasakan kepedulian Anda.
4. Melayani
Melayani mertua adalah salah satu kewajiban Anda sebagai seorang menantu. Sebisa mungkin berikan pelayanan terbaik Anda bagi mertua. Walaupun Anda dan mertua tidak tinggal dalam satu rumah, Anda tetap bisa melayani mertua Anda dalam segala hal, misalnya ketika berkunjung ke rumah mertua Anda dapat membantu membersihkan piring atau sekedar menyapu, menemani mertua ketika membutuhkan teman untuk berbelanja, atau merawat mertua ketika sedang sakit. Banyak hal positif yang akan Anda terima ketika Anda tulus membantu mertua, mertua akan mengasihi Anda dan pasangan Anda juga akan semakin mencintai Anda.
5. Temukan persamaan
Sebelum memilih pasangan hidup tentunya Anda akan mencari tahu kesamaan apa saja yang kalian miliki bersama, hal ini adalah salah satu hal terpenting sebelum kita memutuskan sebuah hubungan pernikahan. Untuk menjadi seorang menantu yang baik, hal ini juga dapat Anda terapkan bagi Anda dan mertua. Seringnya menantu dan mertua berbeda pendapat bukan berarti tidak ada persamaan dalam diri Anda dan mertua. Anda harus mencari persamaan, misalnya dalam hal berkebun, Anda dapat menghabiskan waktu bersama, atau berbisnis. Pengalaman mertua Anda tentunya lebih banyak dibandingkan Anda, sehingga tidak hanya keakraban yang akan membangun dalam hubungan Anda, tetapi pengalaman Anda bersama mertua dapat Anda manfaatkan untuk melihat peluang yang lebih baik bagi masa depan Anda.
6. Menjaga komunikasi yang baik
Untuk menjaga hubungan dengan keluarga khususnya mertua, Anda perlu terus menjaga komunikasi yang baik. Komukasi tidak hanya membuat Anda menjadi dekat dengan keluarga, tapi juga dapat membangun rasa saling peduli dalam keluarga Anda. Selalu diskusikan hal-hal yang berhubungan dengan keluarga misalnya ketika pasangan Anda mengalami kendala, mintalah pendapat mertua Anda, karena mertua adalah orang yang paling memahami tentang pasangan Anda. Dengan menjaga komunikasi yang baik, Anda dan keluarga akan mendapatkan banyak manfaat positif yaitu Anda akan merasakan kedekatan secara psikologis yang dapat meningkatkan rasa kepedulian dan dapat menghindari kesalahpahaman antara Anda dan mertua.
Kebohongan Besar DIBALIK sebuah PowerBank yang Mungkin Tidak Pernah Kamu Ketahui
Di kehidupan zaman sekarang yang serba cepat dan serba mobile, tentunya smartphone menjadi perangkat wajib bagi anda. Apalagi sekarang smartphone telah berubah menjadi perangkat serba bisa, mulai dari kamera sampai alat untuk transaksi.
Salah satu kelemahan smartphone dari dulu adalah baterai yang cepat habis, apalagi bila smartphone tersebut memang haus daya dan disuplai oleh kapasitas baterai yang kecil seperti Samsung Galaxy S III yang hanya disuplai oleh baterai dengan daya 2.100 mAh. Solusinya tentu bisa dengan membeli baterai dengan kapasitas lebih besar, seperti yang biasa disediakan oleh beberapa toko online. Tapi ada kekurangan dari solusi ini, yaitu dengan membengkak nya ukuran ponsel anda, dimana biasanya dengan membeli baterai dengan kapasitas super, anda harus mengganti back cover ponsel anda dengan back cover lebih besar yang sudah disediakan vendor baterai tersebut.

Solusi lain adalah menggunakan PowerBank, alat pengisi daya yang tengah menanjak popularitasnya ini, memang sekarang banyak diburu orang. Alat ini bekerja seperti pengisi daya biasa, tapi bedanya ada di portabilitasnya yang bisa anda bawa kemana saja. Ya, alat ini berukuran kecil dan mempunyai konektor bermacam macam seperti micro USB. Hanya dengan menyambungkan PowerBank dengan ponsel anda dengan konektor tersebut, otomatis baterai ponsel akan terisi secara perlahan. Nah, PowerBank sendiri terdiri dari berbagai daya. Mungkin anda bingung apa maksud dari angka 2000, 5000, 12000 yang tertera di PowerBank.Akan kami jelaskan di point berikut.
1.Angka di PowerBank

Maksud dari angka 2.000, 5.000, ataupun 12.000 yang tertera di sebuah PowerBank adalah indikator dari kapasitas total sel baterai yang ditanamkan didalam PowerBank tersebut. Logikanya, semakin besar angka yang tertera, maka makin besar kapasitas yang tersedia dan semakin besar tenaga yang disimpan dan siap disalurkan PowerBank tersebut ke perangkat anda.
Apa dengan begitu PowerBank dengan kapasitas 12.000 dapat mengisi ulang ponsel dengan kapasitas 2.000 mAh sebanyak 6 kali?
Tidak, mungkin secara matematis kita bisa menghitung seperti itu dimana 12.000 bila dibagi dengan 2.000 akan menghasilkan angka 6 yang berarti bisa di isi ulang sampai 6 kali. Namun, dalam prakteknya tidak seperti demikian karena adanya konversi tenaga dan tenaga yang hilang saat proses isi ulang dilakukan.
Biasanya PowerBank memiliki tegangan 3.7 volt dan untuk mengisi ulang baterai membutuhkan tenaga 5 volt. Begini perhitungan konversi nya:
(kapasitas PowerBank x tegangan PowerBank) : tegangan yang dibutuhkan
maka dalam kasus ini kita akan mendapatkan angka 8.880 dimana
(12.000 x 3.7) : 5=8.880
Nah, kita anggap tenaga yang hilang dari pengisian ulang daya adalah 10 %. Maka 8.880 dikurang 10% akan menghasilkan angka 7.992.
Jadi bisa kita simpulkan bahwa sebuah PowerBank dengan kapasitas 12.000 mAh, hanya memiliki kapasitas asli 7.992 mAh. Tiap kali pengisian daya membutuhkan 2.000 mAh, maka dengan PowerBank kapasitas ini kita dapat mengisi kurang lebih 4 kali saja dengan asumsi pengisian daya kali ke 4 tidak akan penuh.
2. Colokan Pada PowerBank

Biasanya kita menemukan PowerBank dengan 2 buah colokan yang satunya akan tertulis 1A dan satu lagi 2A. Apa bedanya?
Colokan yang kita gunakan untuk mengisi baterai ponsel kita disebut dengan colokan output dan bila pada colokan output ini ditemukan angka 1A, ini berarti konektor output ini mampu mengantarkan arus sebesar 1 ampere. Begitu juga apabila kita menemukan konektor output dengan angka 2A, maka itu berarti konektor mampu mengantarkan arus sebesar 2 ampere.
Nah, apa maksud dari 1 ampere dan 2 ampere?
Ini berhubungan dengan waktu yang dibutuhkan untuk mengisi daya ponsel. Kita umpamakan sebuah ponsel seperti Galaxy S III dengan daya 2.100 mAh. Apabila kita mengisi daya ponsel tersebut dengan menggunakan colokan yang memiliki output 1A, maka lama pengisian daya akan memakan waktu 2 jam an. Contoh lain, misalkan kita menggunakan Motorola Maxx yang memiliki kapasitas 3.100 mAh. Maka kita akan membutuhkan waktu 3 jam untuk mengisi kapasitas ponsel ini dari kosong hingga penuh.
Lalu apakah dengan konektor 2A akan lebih cepat?
Belum tentu, karena tidak semua gadget mengijinkan pengisian diatas 1A. Ada beberapa ponsel yang membatasi pengisian daya hanya 1A. Jadi walaupun kita menggunakan konektor 2A, hasilnya pun tetap akan sama seperti konektor 1A. Tapi apabila gadget mendukung pengisian daya diatas 1A, hasilnya pengisian daya akan menjadi lebih cepat. Seperti Galaxy S III, pengisian daya dari kosong hingga penuh akan memakan waktu kira kira 1 jam saja.
3. Perbedaan Harga Yang Mecolok Pada PowerBank
Nah, ini dia yang menjadi fokus utama kami. Terkadang kami menemukan perbedaan harga yang sangat mencolok. Seperti PowerBank A dan B yang kami temukan di FJB Kaskus, dimana PowerBank A dengan kapasitas 6.000 mAh dibandrol seharga 400 ribu rupiah sedangkan PowerBank B dengan kapasitas yang sama dibandrol dengan harga 200 ribu rupiah. Nah, mengapa terjadi gap harga yang jauh? Ada beberapa alasan logis yang akan kami jelas kan.
Yang pertama adalah keuntungan yang diambil oleh vendor. Semakin kecil keuntungan yang ingin diraup oleh vendor, tentunya akan membuat harga PowerBank menjadi lebih murah. Kita ambil contoh, vendor dari PowerBank A dan B memiliki modal harga yang sama yaitu 100 ribu rupiah. Vendor PowerBank A menginginkan untung 300 ribu sedangkan vendor PowerBank B menginginkan untung 200 ribu. Maka akan terjadi perbedaan harga.
Yang kedua adalah volume produksi dan vendor PowerBank tersebut. Semakin banyaknya total produksi dari PowerBank tentu akan menyebabkan lebih murahnya harga. Begitu juga dengan makin baiknya nama suatu vendor maka akan menyebabkan makin tingginya harga sebuah produk, dalam kasus ini adalah PowerBank. Tentunya akan ada pertambahan nilai harga barang. Sekarang bila anda disodorkan PowerBank bermerek Nokia dengan harga 400 ribu rupiah dan sebuah PowerBank dengan merek Nokiem dengan kapasitas yang sama tapi harga 150 ribu rupiah, mana yang akan anda pilih sebagai pembeli cerdas?
Yang terakhir adalah kejujuran dari vendor. Sering kita temui kebohongan dibalik sebuah PowerBank. Seperti dari kasus yang sudah pernah kami temukan dimana sebuah PowerBank memiliki kapasitas yang sangat jauh dibandingkan dengan angka yang tertera. Mengapa hal ini bisa terjadi? Ternyata setelah dibongkar, ini lah isi dari PowerBank tersebut.

Ternyata PowerBank tersebut hanya berisikan 2 buah baterai dengan total masing masing 2000 mAh 3.7 volt. Maka bila ditotalkan, PowerBank ini hanya memiliki kapasitas 14.800 mWh.
Apabila efisiensi konversinya adalah 90% dan konektor USB butuh power 5v, maka :
14.800 mAhV x 0.9 / 5=2.664 mAh.
Jadinya PowerBank ini hanya dapat mengisi sebanyak 2.644 mAh. Sungguh luar biasa bukan kebohongan ini?
Ternyata kebohongan ini bukan hanya terjadi pada satu atau dua PowerBank saja, setelah kami telusuri secara online, terdapat banyak kebohongan yang terjadi seperti pada gambar dibawah ini


Pada gambar diatas adalah sebuah PowerBank yang diklaim memiliki kapasitas 24.000 mAh, tapi ternyata setelah dibongkar isinya adalah pasir. Tentunya PowerBank ini masih dapat mengisi daya karena adanya powercell didalamnya, tapi tentu tidak sampai 24.000 mAh mengingat powercell didalamnya sudah sangat tua.
4. Kesimpulan
Jadi apa yang bisa kita simpulkan? Tentu saja, belilah PowerBank yang memang sudah terpercaya.
Akhir kata, teliti apabila membeli PowerBank, jangan sampai anda menjadi korban penipuan selanjutny